Kuliner

Nem, Lumpia Basah ala Senegal dan Sejarahnya

Jumat, 02 September 2022 - 06:01 | 24.47k
Nem, Lumpia Basah ala Senegal dan Sejarahnya
Nem, si lumpia basah dari Senegal. (Foto: user11479153/Freepik)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Anda tentunya sudah tidak asing lagi dengan lumpia basah, jajanan yang cukup mudah ditemukan baik di pasar tradisional maupun supermarket dan restoran berbintang. Nah, Senegal juga punya lumpia basah mereka. Di negara tersebut, makanan ini disebut Nem.

Sebagaimana bentuk dan rasanya, sajian kudapan ini tak beda dengan lumpia basah yang ada di Asia. Bahan kulitnya juga terbuat dari tepung beras. Isiannya terbuat dari mi soun dengan campuran sedikit sayuran seperti serutan wortel serta daging ayam atau udang cincang.

Lalu masakan ini sebenarnya milik siapa? Bangsa Asia kah atau Senegal yang notabene berada di Afrika? Nah begini cerita selengkapnya.

Dilansir dari Atlas Obscura, saat Perancis menginvasi Indochina negara tersebut mengirim kurang lebih 50.000 tentara Afrika ke Vietnam, Kamboja, dan Laos. Sebagian besar tentara tersebut berasal dari wilayah Senegal.

Kemudian saat pasukan Perancis (termasuk di dalamnya kelompok pasukan dari Afrika) dikalahkan pada tahun 1954, seluruh pasukan di tarik mundur mundur untuk dikembalikan ke negara masing-masing.

Namun, sebelum perang usai dan mereka dikalahkan, beberapa pasukan dari Senegal sudah menikahi bidadari-bidadari Vietnam. Akhirnya, para perempuan lokal ini mau tidak mau mengikuti suami mereka  kembali ke Senegal.

Kemudian saat berada di sneegal, para perempuan Vietnam yang sudah dikenal dengan kemahirannya berdagang ini membuka lapak kecil-kecilan di daerah Dakar yang kini menjadi pusat jajanan kota. Nah, salah satu produk mereka adalah Nem ini.

Namun, semakin kesini, para wanita Vietnam tersebut semakin langka karena tergerus usia. Akhirnya hanya penerus-penerus mereka atau warga lokal yang menjual Nem di Senegal. Namun dari informasi yang diterima, rasa Nem sudah tak seautentik seperti rasa yang ada di Vietnam.

Para wanita Vietnam pembuat Nem yang asli banyak yang meninggal tanpa menurunkan resep rahasia mereka ke anak cucunya. Mulai cara menggulung hingga rasa sudah sedikit berubah dari jaman pertama saat Nem di perkenalkan di Senegal. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

KOPI TIMES