Kuliner

Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar

Minggu, 25 September 2022 - 15:42 | 38.29k
Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
Sorabi Abah Rahman di Alun-alun Kota Banjar merupakan Sorabi legendaris yang banyak dikenal pecinta kuliner. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)2. Lapak Sorabi Abah Rahman berada di Kawasan Alun-alun Kota Banjar dan selalu di padati pembeli. (Foto: Sus

TIMESINDONESIA, BANJARSorabi merupakan jenis kudapan gurih dan lezat yang diolah dari adonan tepung beras dan santan. Makanan khas Indonesia ini biasanya di panggang diatas tungku dengan menggunakan alat cetakan yang terbuat dari tanah liat.

Dari berbagai jenis makanan tradisional yang tak lekang dimakan jaman, Sorabi menjadi salah satu buruan para pecinta kuliner maupun jajanan pasar.

Di Kota Banjar, salah satu penjual Sorabi legendaris ada di sudut Alun-alun Kota Banjar yang dikenal dengan Sorabi Abah Rahman.

Di sini, ada beberapa aneka Sorabi yang bisa dinikmati seperti Sorabi polos, Sorabi oncom maupun Sorabi Telor. Biasanya, makanan pendamping yang cocok menemani Sorabi adalah rempeyek kacang dan segelas minuman Bajigur.

Di Sorabi Abah Rahman, semuanya tersedia mulai dari aneka Sorabi, Bajigur, Bandrek atau aneka Kopi yang bisa dinikmati sambil cuci mata karena tepat diseberang lapaknya, ada kawasan Alun-alun yang ramai dikunjungi masyarakat untuk bermain wahana atau menikmati aneka kuliner malam.

Abah Rahman ini adalah nama pemilik Sorabi yang sudah 20 tahun berjualan di Alun-alun Kota Banjar. Pria ini biasanya berjualan dengan sang istri yang sibuk membolak-balik Sorabi agar tak gosong di atas tungku.

Sorabi-Abah-Rahman-b.jpgSorabi Abah Rahman di seberang Alun-alun Kota Banjar dikenal lezat dan selalu dipenuhi pembeli. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)

"Abah sudah lama berjualan disini, mulai saat Alun-alun belum di renovasi sampai saat ini," terang Abah Rahman saat diajak berbincang oleh jurnalis TIMES Indonesia, Minggu malam (25/9/2022).

Sorabi Abah Rahman dikenal lezat dan gurih sehingga lapaknya selalu dikunjungi pelanggan yang sengaja ingin menikmati Sorabi hangat ditengah suasana malam jantung Kota Banjar yang ramai oleh kendaraan dan kumpulan PKL yang berjualan di Alun-alun.

Pria berusia 58 tahun ini mengaku dalam semalam bisa menjual ratusan Sorabi dengan bahan 8 Kg tebung beras. 

"Omsetnya sih tak menentu, tapi cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga," bebernya.

Warga RT 13 RW 04 Lingkungan Banjarkolot Kelurahan Banjar ini biasanya membuka lapaknya dari pukul 17.00 WIB sore sampai pukul 23.00 WIB.

"Roda jualan saya titipkan dibelakang Toserba Pajajaran dan saya bongkar pasang lapas untuk berjualan di kawasan Alun-alun," lanjutnya.

Segala suka dan duka sejak berjualan, dituturkan Abah Rahman tentu saja ada terutama saat pandemi Covid-19 melanda dunia dan berdampak terhadap omset jualannya.

"Tentu saja masa-masa tersulit itu adalah ketika pandemi melanda dimana Pemerintah menerapkan aturan PPKM dan pedagang kecil seperti kami terpaksa mengikuti aturan tersebut walau imbasnya ke ekonomi kami sangat morat-marit," ujarnya.

Pada masa PPKM, Abah Rahman biasanya buka lapak dari Pukul 17.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB.

"Kami hanya berjualan Tiga jam saja dan tentunya ini membuat usaha yang sudah lama saya buka terdampak sekali," keluhnya.

Abah Rahman sempat mendapatkan 2 kali bantuan dari Pemerintah dari lingkungan tempat tinggalnya namun ia mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan modal untuk pelaku UMKM walau modalnya bahkan sempat habis karena jualannya sepi semasa pandemi.

Didi, salah satu pelanggan Sorabi Abah Rahman mengaku sudah lama berlangganan makanan satu ini karena selain menggemarinya, Sorabi juga dapat dimakan untuk pengganjal perut saat lapar.

"Saya sudah lama berlangganan di sini. Kalau dengan keluarga biasanya makan ditempat tapi kadang saya bungkus untuk di makan di rumah," kata pelanggan Sorabi Abah Rahman. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES