Kuliner

Warung Pedas Tangkilsari Malang, Surganya Pecinta Kuliner Puedess

Minggu, 20 November 2022 - 05:27 | 26.14k
Warung Pedas Tangkilsari Malang, Surganya Pecinta Kuliner Puedess
Beberapa macam menu di Warung Pedas Tangkilsari, ada ayam pedas, aneka seafood, dan bermacam gorengan. (FOTO: Annisa Siti Rochma/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANGWarung Pedas Tangkilsari (WPT) selalu menarik perhatian para food vlogger dan pemburu kuliner pedas. Rumah makan yang berlokasi di Jalan Raya Tangkilsari, Tajinan Kabupaten Malang ini memang surga bagi yang suka makanan nusantara yang bercitarasa pedas. 

Di Warung Pedas Tangkilsari, ragam hidangan serba pedas dengan bermacam pilihan lauk hadir untuk menggugah selera. Mulai dari ayam, menthok, kikil, dan berbagai olahan seafood, hingga aneka gorengan.

Berbagai macam hidangan nusantara yang gurih, bersantan, dan pedas memang sudah menjadi ciri khas Warung Pedas Tangkilsari 

Warung Pedas Tangkilsari beberapa kali disambangi oleh beberapa food vlogger terkemuka seperti, Farida Nurhan, Next Carlos, dan Ria SW yang datang langsung ke Malang untuk mencoba kelezatan hidangan yang disajikan.

Meski sudah pernah viral, Warung Pedas Tangkilsari tidak pernah secara khusus memberlakukan promosi online melalui media manapun dan tidak tersedia di aplikasi pemesanan makanan online.

Warung-Pedas-Tangkilsari-b.jpgAneka macam gorengan sebagai pelengkap bersantap di Warung Pedas Tangkilsari. (FOTO: Annisa Siti Rochma/TIMES Indonesia)

“Nanti orang takut kecewa, iya kalau benar-benar masakannya dari sini. Kan sekarang banyak sing nembak (meniru). Jadi biar orang-orang sendiri datang langsung ke sini,” jelas Pemilik Warung Pedas Tangkilsari, Burhan Ali kepada TIMES Indonesia, Selasa (15/11/2022).

Pengunjung yang datang akan dimanjakan dengan sistem prasmanan. Pengunjung akan memilih sendiri menu makanan dan minuman yang disajikan langsung dari wajan yang berjejer. Ada ayam pedas, bebek pedas, gulai kepala ikan, kothokan ikan pedas, oseng-oseng kerang, bothok, sayur bayam, dan sebagainya.

Beberapa menu yang disediakan juga ada yang tidak pedas, jadi pengunjung yang tidak suka pedas tetap bisa menikmati hidangan yang tersedia.

Kemudian kasir akan menghitung total keseluruhan pesanan. Hidangan-hidangan ini bisa disantap dengan nasi putih ataupun nasi jagung dengan sayur urap di sampingnya. Jika masih kurang mantap, pengunjung bisa menambah gorengan seperti tahu, dadar jagung, mendol, weci, dan lain lain.

Untuk menu yang disajikan, Burhan mengatakan bisa berubah setiap harinya, bergantung pada bahan baku yang tersedia. "Ikan itu nggak selalu ada. Kemudian kalau menthok nggak ada, kami ganti dengan bebek," jelasnya.

Harga tiap menunya pun cukup terjangkau. Untuk hidangan pedas seperti ayam, bebek, menthok dan kikil dibanderol dengan harga mulai Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu. Namun untuk kepala ikan, harganya mulai Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu, bergantung pada jenis masakan ikan apa.

Warung-Pedas-Tangkilsari-a.jpgBeberapa pengunjung Warung Pedas Tangkilsari mengantre untuk mengambil menu yang tersaji langsung di wajan yang berjejer. (FOTO: Annisa Siti Rochma/TIMES Indonesia)

Menu yang paling banyak diburu oleh pengunjung adalah kepala ikan kakap dan ayam pedas. Sayangnya, menu ini tidak selalu ada, “Itu menu yang hanya ada beberapa kali dalam satu minggu. Tapi selalu cepat habis,” jelas sang pemilik.

Kini, Warung Pedas Tangkilsari juga menyediakan beberapa menu baru yakni menu bakaran seperti ikan bakar, ayam bakar, dan iga bakar.

Buka mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, Warung Pedas Tangkilsari tidak pernah sepi pengunjung. Akhir pekan menjadi waktu yang tepat bagi para pelancong dan pemburu kuliner untuk menjajal masakan khas dan populer di warung ini.

Sebagai informasi, jika anda ingin mengunjungi Warung Pedas Tangkilsari, Anda bisa datang saat hari kerja agar dapat lebih leluasa karena menghindari penuh pengunjung di hari Sabtu dan Minggu. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

KOPI TIMES