Advertisement
Kuliner

Pindang Koyong Banyuwangi, Kuliner Tradisional Kini Naik Kelas

Berbicara kuliner khas Banyuwangi, memang seakan tidak ada habisnya. Berbagai resep olahan yang ditinggalkan oleh leluhur masyarakat Suku Osing menyulap kabupaten yang te ...

TIMES Indonesia,
Pindang Koyong Banyuwangi, Kuliner Tradisional Kini Naik Kelas
Pindang Koyong kuliner tradisional khas Banyuwangi yang kini naik kelas. (Foto: Fazar Dimas/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Berbicara kuliner khas Kabupaten Banyuwangi, memang seakan tidak ada habisnya. Berbagai resep olahan yang ditinggalkan oleh leluhur masyarakat Suku Osing menyulap kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Jawa itu terkenal kaya akan berbagai macam olahan masakan tradisionalnya.

Salah satu kuliner warisan Bumi Blambangan yang menjadi salah satu menu favorit makan siang bagi masyarakat adalah Pindang Koyong. Masakan rumahan berbahan dasar ikan laut ini sekilas terlihat seperti olahan soto ikan. Namun, Pindang Koyong memiliki cita rasa berbeda yang unik nan menyegarkan.

Advertisement

Bumbu yang digunakan pada masakan satu ini memang sedikit memiliki perbedaan dari olahan lain. Karena berbahan dasar utama ikan, racikan Pindang Koyong dilengkapi dengan belimbing wuluh. Selain membuat sensasi rasa asam yang menyegarkan, bahan tersebut pun berhasil mengusir rasa dan bau anyir dari si ikan.

Menu menyegarkan ini cocok disajikan bersama nasi putih hangat. Bahkan akan terasa lebih nikmat, Pindang Koyong dapat dilahap bersamaan dengan sambal. Sudah bisa membayangkan bukan, bagaimana kombinasi rasa asam dan pedas yang berpadu sempurna dengan rasa dan tekstur ikan yang lezat?.

Nah, bagi kalian yang sudah bertanya dan menerka citarasa dari si primadona ini, jangan khawatir. Kabar baiknya, saat ini di Banyuwangi Pindang Koyong cukup mudah untuk ditemui. Pasalnya, meskipun termasuk kuliner jadul, kini Pindang Koyong sudah naik kelas. Karena memang beberapa hotel di Kota Gandrung telah menyediakan masakan peninggalan nenek moyang itu.

Pindang-Koyong--b.jpg

Hotel Santika Banyuwangi bisa menjadi salah satu pilihan tempat terbaik untuk menyantap Pindang Koyong. Ditangan ajaib chef profesional hotel berbintang tiga itu, masakan rumahan berhasil dikemas dengan apik ala fine dining. Selain cantik, hidangan tradisional tersebut pun telah modifikasi hingga mampu menyesuaikan lidah semua orang, eits namun tentunya masih tetap mempertahankan pakem khas Suku Osing.

Advertisement

“Pindang koyong merupakan salah satu menu andalan di Hotel kami dan menjadi kuliner yang banyak penggemarnya,” kata  Executive Chef Hotel Santika Banyuwangi, Fathul Huda, Rabu (11/1/2023).

Perlu diketahui, dengan menyajikan menu tradisional khas Suku Osing, Hotel yang berada di Jalan Letjen S Parman No. 15, Sobo, tersebut berhasil mendapatkan apresiasi dari Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Sebelumnya, menurut orang nomor satu di Banyuwangi itu, kuliner merupakan identitas serta ciri khas dari sebuah daerah.

Disamping itu, Ipuk meminta kepada pihak perhotelan, pelaku usaha restoran dan para Usaha Mikro Menengah dan Kecil (UMKM) untuk terus menganggaungkan masakan tradisional asli Suku Osing. Supaya masakan-masakan rumahan dapat naik kelas.

Ngomong-ngomong tentang kuliner, memang restauran Muncar Hotel Santika Banyuwangi dikenal kaya akan olahan masakan nusantara yang mampu menyulap masakan lokal dengan tampilan mewah dari tangan chef kompeten.

Disisi lain, Hotel Santika Banyuwangi selalu memprioritaskan kenyamanan dan keramahan pelayanan. Bahkan, penginapan tersebut merupakan salah satu yang ramah dan peduli terhadap lingkungan. Hal ini terbukti, Hotel berbintang tiga itu, berhasil mendapatkan penghargaan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Jempin  Marbun, S.H., M.H. dengan kriteria penggelolaan lingkungan dalam kegiatan Pembinaan Usaha atau Kegiatan Amanah Lingkungan (Pusaka Lingkungan), pada hari Senin, (5/12/2022) di Surabaya.

Maka dari itu, tak heran jika Hotel Santika Banyuwangi menjadi salah satu tempat penginapan favorit para tamu.

Sebagai informasi, penggunaan listrik di Hotel Santika Banyuwangi, sebagian berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan menggunakan 96 panel diatapnya. Dan juga menyediakan ort Electric Vehicle (EV) Charging berkapasitas 7.000VA yang diperuntukkan bagi pengguna mobil listrik

Disamping itu, Hotel  Santika Banyuwangi menyediakan 124 kamar yang terdiri dari Superior Room, Deluxe Room, dan 5 diantaranya adalah Executive Suite. Hotel Santika Banyuwangi juga dilengkapi fasilitas MICE.

Tunggu apa lagi, yuk segera reservasi dan rasakan  jelajah kuliner nusantara di Hotel Santika Banyuwangi yang beralamatkan di Jalan Letjen S Parman No. 15, Sobo, Banyuwangi, Jawa Timur. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia