Kuliner

Menyicip Roti Bien Malang, Kuliner Masa Kini dengan Cita Rasa Tempo Dulu

Minggu, 12 Maret 2023 - 13:53 | 126.67k
Salah satu karyawan saat melayani dan menunjukkan Roti Bien di Outlet Stasiun Kota Baru Malang sisi Timur. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Salah satu karyawan saat melayani dan menunjukkan Roti Bien di Outlet Stasiun Kota Baru Malang sisi Timur. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Ada banyak yang perlu dicicip saat Anda berkunjung ke Kota Malang, kota surga kuliner. Salah satunya, yakni Roti Bien, kuliner kekinian dengan cita rasa tempo dulu.

Tak perlu lagi diragukan soal cita rasanya. Roti Bien yang memiliki tekstur lembut dengan berbagai macam rasa ini patut dicoba bagi kalian para pecinta kuliner.

Proses pengolahan yang cukup unik, dengan cara dipanggang, membuat rasa dan aroma roti ini semakin khas jika dicicipi.

Dengan banyaknya varian rasa, mulai dari kurma, durian, coklat, kacang hingga ayam pedas dijamin tak mengecewakan. Apalagi, dinikmati selagi hangat ataupun bisa juga untuk oleh-oleh kerabat.

Cerita Dibalik Roti Bien Malang

Roti Bien, ternyata dikembangkan dengan sentuhan resep keluarga yang sudah diwariskan turun temurun.

Roti ini cukup khas dengan resep tempo dulu yang dipadukan dengan proses pengolahan dan pengemasan yang cukup kekinian.

"Roti ini asli buatan orang Malang. Resepnya dari zaman dulu dan diwariskan ke generasi selanjutnya," ujar pemilik resep Roti Bien, Ester Endang Purwanti, Minggu (12/3/2023).

Salah-satu-karyawan-saat-melayani-dan-menunjukkan-Roti-Bien-a.jpg

Endang mengungkapkan, nama Bien ini diambil dari Bahasa Jawa yang artinya dahulu. Sebab, ciri khas dan cita rasa resep tempo dulu yang menjadi daya pikat bagi roti ini.

"Tapi selain artinya itu, Bien ini juga gabungan dari nama saya dan suami saya, Binko dan Endang (Bien)," ungkapnya.

Kedua pasangan suami istri (pasutri) ini, sudah berjualan roti keliling di kala muda dulu. Setidaknya, roti ini sudah ada sejak tahun 1998 yang dimana cita rasanya tetap dipertahankan hingga saat ini.

"Dulu keliling di Jakarta. Sekarang dikelola anak saya dan dibangun di Malang sebagai tempat asal roti ini saya ciptakan," katanya.

Merambah ke Mal dan Stasiun Kereta Api

Membuka gerai di Malang, Roti Bien kini dikelola oleh anak Endang bernama Ajar Ajiatma Prayogi Isham. Ia membuka gerai di sejumlah lokasi di Malang.

Roti Bien ini, bisa ditemukan oleh pecinta kuliner mulai di Jalan MT Hartono, Mal Olympic Garden (MOG), Malang Town Square (Matos) dan yang terbaru membuka gerai di Stasiun Kota Baru Malang sisi Timur.

"Kita ingin mengembangkan di seluruh mal dan stasiun di seluruh Indonesia. Kita mulai di Malang sebagai kota asal dan segera menuju ke seluruh wilayah Indonesia," tegasnya.

Alasannya untuk mengembangkan Roti Bien ini ke Mal dan Stasiun kereta api, ia ingin memberikan sentuhan cita rasa secara langsung kepada para wisatawan. "Ini cocok untuk menemani mereka (wisatawan) saat bepergian maupun untuk oleh-oleh. Apalagi sekarang kita tahu, transportasi kereta ini lebih diminati juga, jadi kita sasar ke situ," tandasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES