Kuliner

Tunas Bahari, Berkat Bantuan Masyarakat Bisa Hasilkan Baso Ikan yang Disukai Konsumen

Jumat, 07 Juni 2024 - 18:18 | 27.27k
Agus Gunawan pemilik toko retail baso ikan berfoto di depan toko barunya. (Foto: Djarot/TIMES Indonesia)
Agus Gunawan pemilik toko retail baso ikan berfoto di depan toko barunya. (Foto: Djarot/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Puluhan tahun silam mungkin tak pernah terpikirkan bahwa usaha produksi bakso ikan bisa memberikan kebermanfaatan kepada banyak orang. Dengan puluhan karyawan yang bergabung, membuat Baso Ikan Tunas Bahari bisa dikenal dan memberikan kontribusi bagi masyarakat setempat.

Berawal dari membuat produk yang orang sukai yakni bakso, akhirnya bisnis yang dikelola dari ultra mikro bisa berkembang seperti sekarang.

“Tunas Bahari dengan pengalaman mumpuni, sebagai produsen jajanan sejuta umat Baso Ikan, yang berawal dari produksi saja, hari ini membuka toko retail pertama di jl. Inspeksi Citarum,” ujar Agus Gunawan, pimpinan Tunas Bahari Abadi, Jumat (7/6/2024).

“Pengalaman dibidang pengelolaan makanan ringan selama 12 tahun ini secara mandiri dan juga mengembangkan pasar dengan membuka Toko Baso Ikan pertama di Cilampeni ini memang satu pengalaman baru,” ujarnya.

Agus menuturkan bahwa rencana pembukaan toko sudah lama, namun baru bisa terealisasi hari ini. Pembukaan toko ini sekaligus mengajak karyawan Baso Ikan TB dan warga lingkungan sekitar pabrik khusunya di RW 03, Desa Cilampeni menikmati olahan baso ikan TB yang sudah melegenda.

Ia pun menjelaskan bahwa baso Ikan TB dalam mengawali produksinya hanya mengandalkan pesanan saja dari konsumen wilayah Jawa Barat, yang akhirnya bisa dikenal dan dipesan oleh banyak pedagang.

Kesulitan bagi konsumen yang ingin membeli retail disolusikan dengan mengembangkan pasar retail, yaitu dengan membuka toko pertama Baso Ikan Tunas Bahari agar konsumen retail dapat dijangkau dengan mudah.

Pembukaan toko pertama Baso Ikan Tunas Bahari, diawali Tasyakur bi Ni'mah dengan hiburan Marawis dari Desa Cilampeni dan dihibur oleh komedian Opie Kumis.

“Selain itu, tamu undangan dapat menikmati olahan Baso Ikan yang disajikan oleh karyawan Tunas Bahari agar dapat merasakan kelezatan dan manfaat kandungan ikan tuna yang besar sekali itu,” lanjut Agus Gunawan.

“Semoga sambutan hangat dengan kehadiran Toko Baso Ikan Tunas Bahari ini dapat memberi manfaat buat konsumen dan masyarakat pada umumnya," ucap Agus Gunawan.


Manfaat Ikan Tuna

"Ikan tuna kaya akan asam lemak omega-3. Nutrisi ini memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan saraf otak bayi untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat tinggi," ujar Agus Gunawan.

Selain asam lemak omega-3, lanjut Agus, ikan tuna juga kaya akan vitamin B. Vitamin ini dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh Si Kecil, sehingga pembakaran lemak di dalam tubuhnya untuk menghasilkan energi dapat berlangsung lebih cepat dan juga diketahui dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Vitamin B dan zat besi pada ikan Tuna dapat mendukung pembentukan sel darah merah dan hemoglobin yang dibutuhkan untuk mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh dan mencegahnya dari anemia.

Selain itu, ikan tuna juga mempunyai manfaat vitamin D yaitu memaksimalkan fungsi system kekebalan tubuh dalam melawan bakteri dan virus.

Vitamin D dan kalsium yang berperan dalam membentuk tulang dan gigi yang kuat sehingga terhindar dari kelainan pertumbuhan tulang atau rakitis, osteoporosis dan diabetes.

Dengan mengelola ikan tuna yang diawasi ketat dalam proses produksinya dari tingkat higienis, tidak lain dan tidak bukan agar konsumen dapat merasak manfaatnya.

"Begitu besar manfaat dan fungsinya Ikan Tuna, maka olahan Baso Ikan Tunas Bahari ingin lebih dekat dengan konsumen retailnya, yaitu dengan membuka Toko Tunas Bahari yang menyediakan olahan Baso Ikan Tuna jajanan sejuta umat," pungkas Agus Gunawan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES