Kuliner

Perjalanan Menarik Roti Maryam: Sejarah, Asal Usul, dan Resep

Senin, 08 Juli 2024 - 04:26 | 30.39k
Roti Maryam tawar dengan saur kari ala India di sajikan di meja makan. (Foto: TIMES AI Academy)
Roti Maryam tawar dengan saur kari ala India di sajikan di meja makan. (Foto: TIMES AI Academy)

TIMESINDONESIA, JAKARTARoti Maryam, yang juga dikenal sebagai Roti Canai atau Roti Paratha, adalah roti pipih yang populer dan telah memikat hati banyak orang di seluruh Indonesia. Dengan lapisan yang renyah dan rasa yang kaya makanan ini memiliki sejarah yang menarik hingga menjadi aslah satu kudapan manis di Indonesia.

Roti Maryam berakar dari masakan India. Kudapan ini diyakini berasal dari wilayah selatan India, di mana ia dikenal sebagai Paratha. Roti ini dibuat dengan campuran tepung, air, dan ghee (mentega ala Vrindavan), yang memberikan tekstur dan rasa yang unik. Seiring waktu, variasi roti pipih ini menyebar ke negara-negara tetangga, beradaptasi dengan selera dan bahan lokal.

"Saat ke cafe atau tempat makan pasti nyari Roti Maryam, sudah ketagihan sih," ungkap Randi, salah satu warga Malang.

Asal Usul dan Pengenalan di Indonesia

Pengenalan Roti Maryam ke Indonesia dapat ditelusuri kembali ke gelombang migrasi dan perdagangan India. Para pedagang dan pekerja dari India membawa tradisi kuliner mereka, termasuk Paratha yang mereka cintai.

Di Indonesia, hidangan ini diterima dan diadaptasi sesuai dengan selera lokal, sering kali disajikan dengan berbagai hidangan Indonesia seperti kari, rendang, atau bahkan dinikmati dengan pelengkap manis seperti susu kental manis atau gula.

Nama "Roti Maryam" unik di Indonesia dan diyakini terpengaruh oleh tradisi kuliner Timur Tengah dan Asia Selatan. Kelezatan dan kemudahan persiapannya membuat kudapan ini menjadi pilihan populer di kalangan rumah tangga Indonesia, sehingga dikenal luas di seluruh nusantara.

Roti-Maryam-1.jpgRoti maryam merupakan roti asal India yang berbentuk pipih dan dibuat tanpa ragi. (Foto: Shutterstock/Ika Rahma H)

Resep Roti Maryam

Membuat hidanagn atau kudapan manis di rumah adalah pengalaman yang memuaskan yang memungkinkan anda menikmati roti lezat ini segar dari penggorengan. Berikut adalah resep sederhana untuk dicoba:

Bahan-Bahan:

  • 2 cangkir tepung serbaguna
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 cangkir air hangat
  • 1/4 cangkir ghee atau mentega cair
  • Ghee atau minyak tambahan untuk memasak

Cara Memasak:

1. Adonan:
   - Dalam mangkuk besar, campurkan tepung dan garam.
   - Tambahkan air hangat dan ghee atau mentega cair secara bertahap, aduk hingga adonan terbentuk.
   - Uleni adonan selama sekitar 10 menit hingga menjadi halus dan elastis.
   - Tutup adonan dengan kain lembab dan biarkan istirahat selama minimal 30 menit.
   - Bagi adonan yang sudah istirahat menjadi bola-bola kecil dengan ukuran yang sama (sekitar sebesar bola golf).
   - Gulung setiap bola menjadi lingkaran tipis atau oval di atas permukaan yang ditaburi sedikit tepung.

2. Membuat Lapisan:
   - Oleskan permukaan setiap adonan yang sudah digulung dengan ghee atau minyak cair.
   - Mulai dari salah satu ujung, gulung adonan menjadi bentuk silinder yang rapat.
   - Gulung silinder menjadi bentuk spiral, dengan ujungnya diselipkan di bawah.
   - Pipihkan spiral dengan lembut menggunakan telapak tangan untuk membentuk cakram bundar.

3. Memasak Roti Maryam:
   - Panaskan wajan atau penggorengan di atas api sedang dan olesi sedikit dengan ghee atau minyak.
   - Letakkan cakram adonan yang sudah dipipihkan ke atas wajan yang panas.
   - Masak selama 2-3 menit di setiap sisi, atau hingga berwarna kecoklatan dan renyah.
   - Tekan dengan lembut menggunakan spatula saat memasak untuk memastikan kematangan dan kerenyahan yang merata.
   - Sajikan hangat dengan kari favorit anda, hidangan berkuah, atau pelengkap manis.

Roti Maryam bukan hanya makanan pipih yang lezat, makanan ini adalah simbol pertukaran budaya dan evolusi kuliner. Dari asal-usulnya di India hingga statusnya yang dicintai di Indonesia, hidangan ini terus membawa kebahagiaan dengan sejarahnya yang kaya dan rasa yang menggoda.

Baik dinikmati sebagai pendamping hidangan gurih atau sebagai camilan manis, Roti Maryam tetap menjadi bagian yang dihargai dari lanskap kuliner Indonesia yang beragam. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES