Advertisement
Kuliner

Stok Makanan untuk Bulan Puasa, Ojingeochae Muchin Cumi Suwir dari Korea

Hidangan ini bertekstur kenyal dan dapat disajikan dalam suhu dingin maupun suhu ruang. Jadi pas banget ya buat menu sahur, tak perlu menyalakan kompor, cukup dengan lauk ojingeochae muchim sudah nikmat.

TIMES Indonesia,
Stok Makanan untuk Bulan Puasa, Ojingeochae Muchin Cumi Suwir dari Korea
Ojingeochae Muchin, lauk pauk khas Korea ajadi rekomendasi menu di bulan puasa. FOTO: samsungfood
A-AA+

jakarta Makanan Korea dapat jadi pilihan menu untuk berbuka dan sahur. Apalagi jika makanan tersebut bisa disimpan buat stok makanan di bulan puasa. 

Kalau kemarin TIMES Indonesia sudah merekomendasikan makanan khas Korea myeolchi bokkem, kali ini ada olahan yang tak kalah sedap yaitu ojingeochae muchim.

Advertisement

Ojingeochae Muchim juga lauk pendamping yang kerap disajikan di meja makan orang Korea. Mirip dengan sambal cumi, tapi bedanya cumi pada ojingeochae muchim disuwir, dan bumbunya pakai gochugaaru (bubuk cabai) dan gochujang (pasta cabai). Dengan perbedaan itu, tentu saja sensasi rasanya juga berbeda. 

Hidangan ini bertekstur kenyal dan dapat disajikan dalam suhu dingin maupun suhu ruang. Jadi pas banget ya buat menu sahur, tak perlu menyalakan kompor, cukup dengan lauk ojingeochae muchim sudah nikmat. 

Cumi kering sendiri mengandung protein (sekitar gram per 100 gram) dan rendah lemak, menjadikannya sumber protein hewani yang baik. Kandungan nutrisinya meliputi vitamin B12, selenium, fosfor, zat besi, dan kalium, namun tinggi natrium/garam dan kolesterol. 

Berikut resep Ojingeochae Muchim 

Bahan-bahan:

150-200 gram Cumi kering suwir (dried shredded squid/Jinmichae)
1 sdm Minyak goreng/minyak wijen (untuk menumis)
1 sdt Biji wijen sangrai (untuk taburan)

Advertisement

Bahan Saus (Campurkan dalam mangkuk):

2-3 sdm Gochujang halal
1 sdm Gochugaru - opsional, untuk tingkat pedas bisa disesuaikan ya
2 sdm Sirup jagung (corn syrup/mulyeot) atau madu/gula pasir
1 sdm Kecap asin
1 sdt Bawang putih cincang
1 sdt Minyak wijen
1-2 sdm Air atau Mayones (untuk tekstur lebih lembut/creamy)

Cara Membuat:

Gunting cumi kering suwir menjadi ukuran yang lebih pendek dan mudah dimakan. Bilas cepat dengan air dingin dan peras airnya hingga kering (agar tidak terlalu asin/alot).

Jika cumi terasa sangat keras, kukus selama 1-2 menit atau rendam sebentar dalam air panas, lalu tiriskan. Langkah ini untuk mendapatkan tekstur cumi yang kenyal.

Panaskan 1 sdm minyak goreng di wajan dengan api kecil. Masukkan campuran saus (gochujang, kecap asin, sirup jagung, bawang putih). Aduk rata hingga saus berbuih kecil dan sedikit mengental.

Masukkan cumi suwir ke dalam wajan. Aduk rata dengan cepat hingga semua cumi terbalut saus. Tambahkan minyak wijen dan biji wijen sangrai. Aduk kembali.

Dinginkan sebelum dipindahkan ke wadah kedap udara. Ojingeochae muchin bisa disimpan di kulkas selama beberapa minggu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dhina Chahyanti
PenulisDhina ChahyantiSarjana Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor AJP dan Gaya Hidup, sekaligus Host Podcast.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia