Advertisement
Kuliner

Mencicipi Kuliner Legendaris Bakso Pojok Gresik, Bikin Nagih Sejak 1987

Bakso yang telah berdiri sejak tahun 1987 ini menjadi kuliner legendaris, terutama bagi warga Gresik yang tumbuh pada era 1980 hingga 1990-an

TIMES Indonesia,
Mencicipi Kuliner Legendaris Bakso Pojok Gresik, Bikin Nagih Sejak 1987
Pelanggan saat makan bakso pojok yang legendaris di Gresik (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)
A-AA+

GRESIK Berkunjung ke Kabupaten Gresik rasanya belum lengkap tanpa mencicipi beragam kuliner. Salah satu yang masih menjadi favorit hingga kini adalah Bakso Pojok yang berada di Tlogopojok, Gresik.

Bakso yang telah berdiri sejak tahun 1987 ini menjadi kuliner legendaris, terutama bagi warga Gresik yang tumbuh pada era 1980 hingga 1990-an. 

Advertisement

Meski telah puluhan tahun berjualan, cita rasa Bakso Pojok tetap dipertahankan sehingga memiliki banyak pelanggan setia.

Sekilas tampilannya memang tak berbeda dengan bakso pada umumnya. Namun, kuahnya yang gurih berpadu dengan pentol bertekstur kenyal menjadi favorit.

Pemilik Bakso Pojok mengatakan, sejak pertama kali berjualan hingga sekarang, resep warisan keluarga tetap dipertahankan agar pelanggan tetap merasakan cita rasa yang sama.

“Sejak dulu resep kami tetap dipertahankan. Alhamdulillah pelanggan masih banyak yang datang, bahkan ada yang sudah langganan sejak kecil,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Saat ini, satu porsi Bakso Pojok dibanderol dengan harga Rp18 ribu. Dengan harga tersebut, pelanggan sudah dapat menikmati semangkuk bakso lengkap. 

Advertisement

Salah seorang pelanggan, Ricke Mayumi, mengaku telah mengenal Bakso Pojok sejak masih duduk di bangku SMP. Hingga kini, menurutnya, cita rasa bakso tersebut tidak berubah.

“Rasanya masih tetap otentik seperti dulu. Kuahnya gurih dan baksonya terasa dagingnya. Makanya saya sering kembali ke sini,” katanya.

Anggota DPRD Gresik yang dikenal sebagai Srikandi UMKM menyampaikan apresiasinya terhadap pelaku usaha kuliner yang mampu bertahan selama puluhan tahun. 

Menurutnya, Bakso Pojok menunjukkan bahwa menjaga kualitas rasa menjadi kunci utama mempertahankan kepercayaan pelanggan.

“Kualitas dan cita rasa membuat pelanggan tetap ingin bernostalgia ke bakso ini,” ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia