Advertisement
Liputan Khusus

Mengenal Apriliya Eka Santi, Staf Sekolah yang Sukses Meraup Cuan dari Konten (2)

Kisah Apriliya Eka Santi, staf TU SMAN 1 Gondanglegi Kabupaten Malang, yang sukses meraih penghasilan tambahan jutaan rupiah dari YouTube dan TikTok berkat kreativitas membuat konten digital.

TIMES Indonesia,
Mengenal Apriliya Eka Santi, Staf Sekolah yang Sukses Meraup Cuan dari Konten (2)
Apriliya Eka Santi, staf di SMAN 1 Gondanglegi Kabupaten Malang yang juga content creator dan affiliate sukses. (Foto: dokpri for TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Bertugas di lingkungan sekolah tidak selalu identik dengan aktivitas di ruang kelas atau di balik tumpukan berkas administrasi pendidikan.

Bagi Apriliya Eka Santi (34), tenaga kependidikan di SMAN 1 Gondanglegi, Kabupaten Malang, kreativitas justru membuka peluang mendapatkan penghasilan tambahan melalui media sosial.

Advertisement

Perempuan kelahiran 25 April 1992 itu saat ini bertugas sebagai staf Tata Usaha (TU) di SMAN 1 Gondanglegi. Ia telah mengabdi di sekolah tersebut selama tujuh tahun.

Pada awal bergabung, Santi bekerja sebagai tenaga honorer yang membantu pengelolaan perpustakaan sejak 2019. Baru pada 2026, ia diangkat sebagai ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dan kini bertugas di bagian Tata Usaha.

Penghasilannya sebagai tenaga kependidikan pun meningkat dari sekitar Rp1,5 juta menjadi Rp2,1 juta per bulan.

Namun, aktivitas Santi tidak berhenti di lingkungan sekolah. Di luar jam kerja, ia mengembangkan kreativitas sebagai kreator konten digital yang kini menjadi sumber penghasilan tambahan.

Media sosial menjadi ruang produktif bagi Santi. Ia konsisten membuat berbagai konten tutorial yang diminati banyak pengguna internet.

Advertisement

"Beberapa tahun saya menjadi tenaga honorer. Nah, saya manfaatkan waktu yang ada dengan iseng membuat video tutorial mulai sekitar tahun 2020. Apalagi saat itu masih masa pandemi," ujar Eka Santi kepada TIMES Indonesia, Sabtu (4/7/2026).

Pada awalnya, ia mengunggah video-video tutorial melalui kanal YouTube @shantyshmily All About Tutorial. Salah satu konten mengenai cara menggunakan WhatsApp sempat viral dan menjadi video dengan jumlah penonton terbanyak di kanalnya.

Ketekunan tersebut membuahkan hasil. Kanal YouTube miliknya akhirnya memenuhi syarat monetisasi.

"Pada 2022, akun YouTube saya akhirnya mencapai 1.000 subscriber dan pertama kali memperoleh penghasilan monetisasi sebesar Rp2,5 juta," katanya.

Seiring waktu, jumlah subscriber terus bertambah. Hingga kini, kanal YouTube miliknya telah memiliki sekitar 53,2 ribu subscriber.

Pada 2025, Santi juga mendapatkan kesempatan bergabung dalam program kreator YouTube dan mulai menjalin kerja sama dengan sejumlah pemilik merek.

"Penghasilan dari monetisasi YouTube sekarang rata-rata sekitar Rp3 juta sampai Rp4 juta setiap bulan," ungkapnya.

Bergabung Menjadi Affiliate TikTok dan TikTok Go

Tidak puas hanya menjadi kreator YouTube, Santi kemudian memperluas aktivitasnya ke platform TikTok.

Melalui akun @shantyshmily, ia mulai membuat berbagai konten sekaligus menjadi affiliate untuk sejumlah produk dan layanan.

Saat ini, akun TikTok tersebut telah memiliki 4.324 pengikut. Selain itu, ia juga bergabung dalam ekosistem TikTok Go melalui akun khusus @byshantyshmily.

"Nah, sekarang saya juga membuat konten promosi produk kuliner, restoran, sampai hotel. Karena memang saya juga sering jalan-jalan. Sekalian healing, kenapa tidak dibuat menjadi konten dari tempat-tempat yang saya kunjungi," jelasnya.

Penghasilan dari program affiliate pun cukup menjanjikan.

Selama periode 2 Juni hingga 1 Juli 2026, Santi berhasil mencatat transaksi penjualan sebanyak 23 produk dengan nilai penjualan mencapai Rp13,3 juta. Dari transaksi tersebut, ia memperoleh nilai komisi yang dapat ditukarkan hingga Rp8,98 juta.

Kreativitas Berbuah Prestasi

Konsistensi membuat konten melalui smartphone juga mengantarkan Santi meraih sejumlah prestasi.

Pada 2023, ia berhasil meraih Juara III Lomba Video Promosi Wisata Hari Jadi ke-1263 Kabupaten Malang melalui video promosi wisata Sumber Sira, Gondanglegi.

Video tersebut telah ditonton hingga 121.584 kali.

Setahun kemudian, Santi kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara II Lomba Video TikTok Gebyar Libur Lebaran yang diselenggarakan di objek wisata Lembah Indah Malang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.

Potensi dan pencapaian tersebut juga menjadi salah satu alasan SMAN 1 Gondanglegi menghadirkan ekstrakurikuler content creator bagi para siswanya dalam beberapa tahun terakhir.

Santi mengaku seluruh kemampuan membuat konten dipelajarinya secara otodidak. Ia banyak belajar dari berbagai konten kreator lain, kemudian mengembangkan ide dengan gaya dan kreativitasnya sendiri.

"Dengan kemampuan yang dimiliki dan kemauan untuk terus belajar, peluang mendapatkan penghasilan dari konten digital sangat terbuka bagi siapa saja, termasuk guru maupun tenaga kependidikan di sekolah," tutup Apriliya Eka Santi.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Khoirul Amin
PenulisKhoirul AminAhli Madya Bahasa Inggris Dan Dunia Usaha Universitas Negeri Malang (2001). Bergabung di TIMES Indonesia sejak Oktober 2024. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains (pendidikan), seni, budaya dan kegiatan sosial keagamaan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia