News Commerce Indonesia Bangkit

Konsumsi Probiotik Pro Em-1 Jaga Kesehatan Selama Puasa

Kamis, 22 April 2021 - 05:21 | 123.14k
Ilustrasi, Sehat selama Puasa. (Foto: shutterstock.com)
Ilustrasi, Sehat selama Puasa. (Foto: shutterstock.com)
FOKUS

Indonesia Bangkit

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Konsumsi probiotik menjadi salah satu upaya untuk menjaga kesehatan tubuh saat beribadah puasa. Konsumsi probiotik ini bisa ikut membantu mengatasi gangguan lambung atau pun pencernaan.

Direktur PT. Agro Mitra Alimentare, Ge Recta Geson, sebagai produsen Suplemen Kesehatan Probiotik menuturkan, imunitas tubuh dapat diperoleh dengan mengkonsumsi PRO EM1 untuk menunjang ibadah puasa terlebih dalam masa pandemi.

“PRO EM1 membangun mikrobiota di dalam usus. Kita tahu bahwa seluruh sistem imun di usus terhubung dengan organ lain baik di lambung, jantung dan ginjal," kata Recta.

Ia menyampaikan jadi kalau tubuh memiliki komposisi probiotik minimal 80 persen, maka seluruh organ akan sehat dan sistem imun akan seimbang.

"Maka kita bisa menjaga kondisi tubuh dalam masa pandemi dan puasa,” katanya.

Ge Recta menjelaskan gangguan pencernaan banyak terjadi karena dominasi bakteri jahat Helicobacter pylori menjadi dominan. Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga organ dengan  konsumsi probiotik, sehingga bakteri baik itu bisa mencapai minimal 80 persen.

"Kalau kita mengkonsumsi probiotik dengan kepadatan tinggi dan hidup, proporsi 80 persen itu gampang sekali kita capai; sehingga populasi Helicobacter pylori ini bisa ditekan," sambungnya.

Ia menjelaskan probiotik bisa menghasilkan antibiotik atau bakteriosin, dengan memproduksi bakteriosin untuk menekan Helicobacter pylori. Jika  komposisi probiotik bakteri baik tadi 80 persen maka akan terjadi regulasi sistem imun, sehingga terjadi keseimbangan antara respon imun yang pro-inflamasi dan anti-inflamasi, maka dimulailah terjadinya healing (penyembuhan), terjadi stimulasi proliferasi stem cell yang ada di dinding lambung.

Lebih lanjut, akan terjadi diferensiasi stem sel menjadi sel-sel yang diperlukan, menggantikan sel yang rusak, pada gastritis terjadi tukak lambung berarti sel epitelnya rusak, akan terjadi regenerasi sel epitel. Sel baru akan menutupi luka-luka yang ada.

"Ternyata mengkonsumsi Probiotik secara rutin bisa bermanfaat untuk penderita gangguan pencernaan seperti gastritis. Jadi penderita gangguan pencernaan tidak perlu khawatir lagi," terangnya.

Ia mengimbau untuk tetap jaga asupan makanan dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan secara rutin mengkonsumsi makanan/suplemen probiotik selama

menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Sementara itu, pengamat Kesehatan Fanny Imanuddin M Biomed (AAM), menyampaikan bahwa mikronutrien bisa kita dapat dari bakteri baik alias probiotik. Bakteri ini sangat baik bagi tubuh.

"Probiotik memiliki banyak sekali fungsinya. Salah satunya juga meningkatkan sistem imun," katanya singkat.

Fanny pun menyampaikan selain  asupan nutrisi dan konsumsi probiotik, masyarakat tentu harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan berolahraga secara rutin.

dr Fanny melanjutkan, meski saat ini telah ada vaksin sebagai upaya pencegahan Covid-19, masyarakat tetap tidak boleh abai dan tetap menjalankan protokol kesehatan, memberi asupan makanan yang baik pada tubuh, berolahraga dan lain sebagainya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES