News Commerce

Guna Penuhi Kebutuhan Dasar, 764 Lansia Dapat Bantuan dari Pemkot Yogyakarta

Rabu, 07 Desember 2022 - 11:45 | 66.60k
Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya. (FOTO: Pemkot Yogyakarta)
Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya. (FOTO: Pemkot Yogyakarta)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Sebanyak 764 lansia yang tersebar di 14 kemantren di wilayah Kota Yogyakarta mendapat bantuan asistensi sosial lanjut usia miskin (ASLUM) dari Pemkot Yogyakarta. Bantuan uang tunai diberikan guna memenuhi kebutuhan dasar hidup mereka.

ASLUM merupakan serangkaian kegiatan untuk memberikan perlindungan sosial terhadap lanjut usia miskin yang masuk dalam data penduduk Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJP) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dalam bentuk pemberian bantuan uang tunai guna memenuhi kebutuhan dasar hidupnya.

Penyerahan ini dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya di Bank BPD DIY Balaikota Yogyakarta.

Aman Yuriadijaya menyampaikan bantuan asistensi sosial lanjut usia miskin merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkot Yogyakarta dalam memberikan perlindungan sosial terhadap lanjut usia miskin di Kota Yogyakarta.

Juga sebagai upaya untuk melaksanakan pengentasan kemiskinan dan membuat warga lanjut usia miskin dapat terberdaya.

Bantuan ini sifatnya per orang, bukan keluarga. Dengan demikian paling tidak orangtua (lansia) punya uang untuk bisa membantu memenuhi kebutuhan dasar atau melakukan sesuatu sehingga bisa beraktivitas sebagaimana mestinya.

"Harapannya bantuan ini digunakan dengan bijak, untuk membeli kebutuhan primer yang merupakan kebutuhan dasar seperti untuk kesehatan dan mungkin untuk kebutuhan pangan sehari-hari, bukan untuk kebutuhan tersier yaitu hal-hal lain yang tidak perlu," ujar Aman, Rabu (7/12/2022).

Aman juga meyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT BPD DIY, yang telah membantu mendukung program Bantuan Asistensi Sosial Lanjut Usia Miskin ini, dalam rangka Kota Yogyakarta melaksanakan pengentasan kemiskinan dan membuat warga lanjut usia miskin dapat terberdaya.

"Mudah-mudahan bantuan ini  dapat  bermanfaat  dan mampu memotivasi untuk lebih berdaya, mandiri, dan sejahtera secara sosial ekonomi," tuturnya.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang, menyampaikan bantuan ini akan diberikan kepada 764 lansia yang berusia minimal 60 tahun, beralamat Kota Yogyakarta dan tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial yang bersumber dari APBN maupun APBD.

"Bantuan asistensi sosial lanjut usia miskin diterima dalam bentuk transfer ke rekening bank BPD DIY sejumlah Rp 400 ribu dengan rincian Rp 200 per bulan untuk bulan November dan Desember dalam satu kali transfer. Harapannya, bantuan ini dapat membantu lanjut usia agar dapat memenuhi kebutuhan dasar," ungkap Maryustion.

Bantuan ASLUM menyasar lansia miskin yang dirinya maupun anggota keluarga lain dalam satu kepala keluarga tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial tunai dari APBN maupun APBD.

Lansia penerima ASLUM juga bukan merupakan pengurus atau komponen Program Keluarga Harapan dan bukan pengurus Program Bantuan Sosial Pangan.

Ada pendamping ASLUM yang membantu para penerima mencairkan bantuan. Satu pendamping mengampu sejumlah lansia di wilayahnya.

Lansia miskin KMS ini dapat diberhentikan dari pemberian bantuan ASLUM apabila meninggal dunia, pindah domisili ke luar Kota Yogyakarta dan menolak pemberian bantuan.

Salah satu penerima bantuan, Sarngatmiyani (66) warga Kelurahan Tahunan, mengungkapan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemkot Yogyakarta atas bantuan yang diberikan untuk kaum lanjut usia miskin. "Saya senang sekali mendapat bantuan ini, rencananya untuk membeli beras," tuturnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES