News Commerce

Kenalan dengan Peek a Brows, Camilan Sehat Bebas Gluten nan Ekonomis

Kamis, 22 Desember 2022 - 10:53 | 29.57k
Brownies cookies Peek a Brows yang terbuat dari tepung sukun. (FOTO: Hilyati Ulul Azmi/Times Indonesia)
Brownies cookies Peek a Brows yang terbuat dari tepung sukun. (FOTO: Hilyati Ulul Azmi/Times Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANGCamilan sebagian besar diolah menggunakan tepung terigu yang tentu mengandung protein gluten. Bagi beberapa orang yang sensitif terhadap protein gluten dan bagi penderita penyakit Celiac atau penyakit autoimun serius. Tentu hal ini menjadi masalah jika ingin mengkonsumsi camilan.

Saat ini cukup sulit untuk menemukan camilan yang bebas gluten dan biasanya makanan bebas gluten memiliki harga yang cukup tinggi dibandingkan makanan biasanya karena dibuat khusus dengan bahan yang dipastikan bebas gluten.

Advertisement

Dengan hadirnya Peek a Brows, kalian tidak perlu khawatir lagi karena Peek a Brows merupakan inovasi produk camilan sehat keripik brownies yang terbuat dengan substitusi tepung sukun sehingga bebas gluten dan pastinya harga terjangkau. Kalian dapat membeli Peek a Brows untuk 80 gram seharga Rp. 20.000. Inovasi ini dikembangkan oleh sekelompok mahasiswa Universitas Brawijaya yang diketuai oleh Mohammad Rounaqul Lubab Saviar.

Peek a Brows hadir dengan tekstur renyah dan konsep ready-to-eat sehingga dapat dikonsumsi oleh siapa saja dan dimana saja. Sesuai dengan slogan Peek a Brows yakni “manfaatnya gak abis-abis”, keripik brownies yang menggunakan substitusi tepung sukun ini memiliki berbagai manfaat kesehatan seperti bebas gluten, tinggi serat, dan tinggi oksidan. Selain itu, produk Peek a Brows dapat dikonsumsi untuk penunda lapar sebagai pangan fungsional sehingga sangat cocok untuk orang yang ingin melakukan diet.

Adapun varian rasa dan topping dari produk Peek a Brows bervariatif, jadi jangan khawatir bosan dengan rasa yang itu-itu saja. Varian rasa utama keripik brownies Peek a Brows adalah coklat, akan tetapi kini Peek a Brows hadir dengan varian rasa baru yakni rasa klepon. Sedangkan untuk varian topping tersedia 4 macam topping, yakni choco chips, kacang, keju, dan kelapa. Rasa keripik brownies Peek a Brows tidak kalah enaknya dengan brownies biasanya yang menggunakan tepung terigu. Keunikan brownies Peek a Brows terletak pada penggunaan substitusi tepung sukun, sehingga rasa buah sukun akan terasa saat dikonsumsi. Toppingnya pun juga sangat terasa, contohnya saja saat mengkonsumsi brownies Peek a Brows coklat dengan topping kacang. Rasa coklat dan kacang akan sangat terasa dan perpaduan coklat dan kacang yang tidak pernah salah.

Peek-a-Brows-a.jpgStand brownies cookies Peek a Brows di acara Brawijaya Entrepreneur Festival 2022. (FOTO: Mohammad Rounaqul Lubab Saviar)

Peek a Brows dikemas dengan kemasan resealable bags yang dapat ditutup kembali setelah dibuka, sehingga produk ini dapat disimpan dengan baik dan dapat dikonsumsi kembali dengan kondisi keripik brownies tetap renyah. Lubab selaku ketua kelompok pengembang inovasi ini mengklaim bahwa Peek a Brows dapat disimpan selama 4 bulan. Kemasan Peek a Brows didesain dengan sangat menarik dengan perpaduan warna yang eye-catching dan dilengkapi dengan informasi lengkap mengenai produk dan tanggal kadaluarsa.

Inovasi keripik brownies Peek a Brows diciptakan sejak 7 Maret 2022 pada perlombaan AGREETION (Agritech Research and Entrepreneurship Innovation). Penggunaan substitusi tepung sukun untuk memproduksi brownies dilatarbelakangi oleh tingginya nilai gizi yang tergantung pada buah sukun.

Kandungan gizi yang terdapat pada tepung sukun cukup tinggi apabila dibandingkan dengan tepung terigu, yakni kaya serat, bebas gluten, indeks glikemiks yang rendah (23-60), dan kandungan karbohidrat sebesar 84, 03%. Selain karena tingginya kandungan gizi pada tepung sukun, penggunaan tepung sukun juga dilatarbelakangi oleh pemanfaatan buah sukun yang tidak sebanding dengan jumlah produksi buah sukun. Pada tahun 2010, jumlah produksi sukun di Indonesia mencapai 170 ton. Tingginya jumlah produksi buah sukun tersebut tidak sebanding dengan pemanfaatannya sebagai sumber pangan.

Untuk memperkenalkan Peek a Brows pada masyarakat umum, produk ini dipasarkan pada berbagai kegiatan, seperti bazar, expo, kantin kampus, dan berbagai kegiatan kampus. Selain itu, untuk memudahkan masyarakat dalam mengenal dan pembelian, Peek a Brows juga dipasarkan pada media sosial seperti Whatsapp dan Instagram, serta pada marketplace agar jangkauan konsumen semakin luas. Dengan adanya produk Peek a Brows yang memiliki kandungan gizi tinggi serta bebas gluten diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengkonsumsi camilan sehat dan bebas gluten, khususnya bagi orang yang sensitif terhadap protein gluten seperti penderita Celiac. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES