News Commerce

Jamu Jago Kenalkan Buyung Upik Susu Kurma Jelang Ramadan 2024

Selasa, 05 Maret 2024 - 12:09 | 27.96k
Para Pekerja Pabrik Jamu Jago (Foto: Humas Jamu Jago)
Para Pekerja Pabrik Jamu Jago (Foto: Humas Jamu Jago)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Jamu termasuk obat tradisional Indonesia sederhana yang memiliki banyak khasiat dan diwariskan secara turun temurun. Manfaat jamu beragam, mulai dari mempertahankan imunitas hingga menambah nafsu makan dan dapat dikonsumsi segala usia.

Namun, rasanya yang pahit biasanya kurang disukai terutama oleh kalangan anak-anak.

Direktur Utama PT. Industri Jamu dan Pharmasi Tjap Djago, Vincent Suprana, mengatakan Buyung Upik adalah market leader kategori jamu untuk anak yang terinspirasi oleh tradisi Jamu Cekok.

“Kepemimpinan kami dalam kategori ini tak goyah hingga saat ini,” jelas Vincent, Selasa (20/2/2024).

Sejak Buyung Upik dikenalkan, PT. Industri Jamu dan Pharmasi Tjap Djago atau Jamu Jago mengembangkan produknya dengan menambah varian.

“Jamu Jago membuat varian Buyung Upik varian Susu Kurma, kombinasi unik dari susu dan kurma dengan rasa unik yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan dan melancarkan pencernaan anak,” tutur Vincent.

Ia menjelaskan Buyung Upik varian Susu Kurma segera didistribusikan dan dapat dibeli di depot jamu, jamu gendong, apotek hingga marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Tiktok dan lainnya sejak Maret 2024.

Produk yang dikonsumsi dengan cara dicampur dengan air hangat ini dijual seharga Rp 10 ribu hingga Rp 11 ribu per pak isi 11 sachet.

Dirinya menambahkan, Buyung Upik varian Susu Kurma aman dikonsumsi anak usia 3-10 tahun.

Buyung Upik dikenal dengan varian reguler seperti seperti Coklat, Strawberry, Blueberry, Jeruk, Jambu, Anggur, Melon, Mocaccino, Leci, dan Mangga.

Serta 5 varian rasa Susu, meliputi susu coklat, susu strawberry, susu blueberry, susu anggur.

Selain itu, Jamu Jago juga menyediakan varian Buyung Upik Sirup Herbal Masuk Angin Anak (BUMA).

Vincent mengatakan, Buyung Upik dan produk Jamu Jago lainnya dibuat berdasarkan penelitian pasar dan kebutuhan konsumen sehingga sesuai selera dan memberi pilihan yang lebih luas.

“Harapannya Buyung Upik tidak hanya menyehatkan dan disukai anak-anak, tapi juga menjadi pendamping yang baik bagi mereka selama latihan berpuasa di bulan Ramadan nanti,” ungkap Vincent.

Ia pun menyebut pihaknya ingin terus menjadi inspirasi di industri jamu dan mempertahankan Buyung Upik sebagai market leader jamu anak di Indonesia. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES