Advertisement
Olahraga

Maldini dan Muchlis Mengaku Sudah Pamit PSM

Dua mantan pemain timnas U-19 milik PSM Makassar, Maldini Pali dan Muchlis Hadi Ning mengaku sudah mengajukan izin kepada klub untuk bisa bermain di Jambi memperkuat Kabupaten Bungo pada Piala Gubernur 2016.

TIMES Indonesia,
Maldini dan Muchlis Mengaku Sudah Pamit PSM
Maldini Pali dan Mukhlis Hadi Ning dituding minggat dari PSM (Foto: bolalob)
A-AA+

JAMBI Dua mantan pemain timnas U-19 milik PSM Makassar, Maldini Pali dan Muchlis Hadi Ning mengaku sudah mengajukan izin kepada klub untuk bisa bermain di Jambi memperkuat Kabupaten Bungo pada Piala Gubernur 2016.

Hal itu disampaikan langsung keduanya usai bermain di Stadion Tri Lomba Juang KONI Jambi, Rabu *13/1/2016). Sayang kesebelasan Bungo yang mereka perkuat kalah dari Kota Jambi dengan skor 0-1.

Advertisement

"Kami berdua sejak jauh hari sebelum ikut kompetisi itu sudah mengajukan izin kepada manajemen PSM Makassar agar bisa bermain di Jambi memperkuat Kabupaten Bungo pada turnamen Piala Gubernur 2016, namun tidak pernah ada jawabannya sehingga memutuskan untuk tetap main di Jambi," terang Maldini.

Muchlis menambahkan tidak adanya kepastian kapan digelarnya kembali kompetisi liga Indonesia menjadi alasan mereka memutuskan membela Kabupaten Bungo.

"Saya rasa ini bukanlah masalah besar karena sudah mengajukan izin melalui pesan singkat (SMS) kepada pihak manajemen PSM Makassar walupun itu belum diberikan jawabannya," pungkas Maldini.

Sementara itu PS Bungo melalui asiten pelatih Afrizal siap menanggung semua risiko yang akan terjadi kepada ketiga pemain nasional yang memperkuat Bungo di turnamen ini, termasuk cedera. Selain Maldini dan Muchlis, PS Bungo juga diperkuat eks timnas U-19 lain yakni Paulo Sitanggang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ronny Wicaksono
PenulisRonny WicaksonoPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia