Persaingan Tim Bondowoso di Cabor Tarung Derajat Porprov 2019 Lebih Berat
Persaingan tim Kabupaten Bondowoso dalam cabang olahraga bela diri Tarung Derajat, di Pekan Olahraga Provinsi 2019 (Porprov 2019) akan lebih berat.

BONDOWOSO – Persaingan tim Kabupaten Bondowoso dalam cabang olahraga bela diri Tarung Derajat, di Pekan Olahraga Provinsi 2019 (Porprov 2019) akan lebih berat.
Pasalnya, dibandingkan Porprov 2015 di Banyuwangi, persaingan di cabor beladiri asal Jawa Barat semakin ketat karena makin banyaknya daerah yang bersaing.
Memedt Nur Ahmed, pelatih Pengcab Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bondowoso mengatakan, bahwa pada Porprov 2015 lalu, hanya ada 15 pengcab Tarung Derajat di Jawa Timur. Sedangkan sekarang, sudah ada 25 cabang di Jatim.
“Kami masih optimistis Bondowoso dapat meraih medali di cabor Tarung Derajat pada Porprov yang kali ini digelar serentak di empat kota, yakni Lamongan, Gresik, Bojonegoro dan Tuban,” katanya.
Menurutnya, pemusatan latihan atau training centre bagi atlet Tarung Derajat sudah dimulai sejak 4 bulan yang lalu.
Dia mengungkapkan, sejauh ini daerah yang cukup kuat antara lain Malang Kota dan Surabaya. “Karena telah cukup lama berdiri. Tetapi kita tetap optimistis mampu membawa pulang medali," harapnya.
Ada enam atlet tumpuan Bondowoso, kata Memedt, telah melewati seleksi ketat sebelum masuk dalam pemusatan latihan.
Mereka, lanjut dia, sudah langganan juara di beberapa kejuaraan terakhir. Hanya dalam pemusatan latihan Tarung Derajat untuk persiapan Porprov 2019, kerap terkendala dengan benturan jadwal mereka sebagai pelajar di Bondowoso. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


