Berapa Harga Klub Semeru FC yang Diakuisisi PWM Jatim? Ini Bocorannya
PWM Jatim (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim) membeli klub Semeru FC. Berapa harga klub berjuluk Lava Semeru itu?

LUMAJANG – PWM Jatim (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim) membeli klub Semeru FC. Berapa harga klub berjuluk Lava Semeru itu?
Meski sudah terjadi kesepakatan bersama, PW Muhammadiyah Jawa Timur masih enggan mengungkap berapa nominal rupiah yang harus dikeluarkan untuk mengakusisisi Semeru FC dan Persigo.
Baik dari PW Muhammadiyah maupun Bang Thoriq, CEO Semeru FC, tetap enggan menyebut detail kisaran harga.
Informasi yang berhasil dihimpun TIMES Indonesia ini, Persigo mau melepas klub tersebut pada angka empat miliar rupiah.
Saat dikonfirmasi, baik Thoriq Al - Katiri maupum Suli Da'im selaku managemen klub Persigo Semeru Hizbul Wathan (PSHW), nama baru Semeru FC, keduanya kompak menjawab: bukan konsumsi publik.
Yang jelas keduanya mengaku sudah melakukan negosiasi matang sampai akhirnya menemukan kesepakatan bersama.
Thoriq Al - Katiri mengatakan, memang pihak Persigo Gorontalo memberikan harga lebih murah untuk dirinya. Hal itu didasarkan atas alasan sudah tiga musim pihaknya mengelola klub.
"Memang ditawari lebih murah, alasannya kami sudah mengelola klub selama tiga musim," Katanya.
Saat ditanya berapa harga yang dilepas untuk PW Muhammadiyah, Bang Thoriq tidak menjawab detail. "Yang penting sudah jadi kesepakatan bersama," ungkapnya.
Sama seperti Bang Thoriq, Suli Da'im selaku manajer Persigo Semeru Hizbul Wathan (PSHW) juga enggan menyebut berapa angka yang harus dirogohnya untuk mendapatkan klub liga 2 itu.
BACA JUGA: Semeru FC Hengkang dari Lumajang, Bang Thoriq Minta Maaf
Pihaknya menyebut, hal itu sebagai rahasia perusahaan. "Kalau angka rahassia perusahaan lah. Menurut saya, proses ini sudah kami lakukan termasuk negosiasi untuk jadi kesepakatan bersama," katanya. "Bukan konsumsi publik," imbuhnya.
Bagi dirinya, adalah komitmen bersama untuk mengakuisisi Semeru FC dan Persigo tanpa mengungkap harga klub. Sehingga dakwah PWM Jatim melalui sepakbola ini bisa terus berkembang. "Yang penting kami sudah sama-sama komitmen untuk berdakwah melalui sepakbola," ujarnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

