Diresmikan, Pengurus Persewangi Banyuwangi Siap Beraksi dan Berbenah

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Pengurus Yayasan Persewangi Banyuwangi Indonesia (YPBI) telah diresmikan. Lembaga yang menaungi kesebelasan kebanggaan Bumi Blambangan tersebut kini siap beraksi dan berbenah.
“Dalam arti, pengurus akan segera melakukan seleksi pemain guna persiapan menghadapi musim kompetisi kedepan,” ucap Ketua Persewangi Banyuwangi, Moh As’adi, Minggu (6/9/2020).
Advertisement
Penyerahan SK Kemenkum HAM Yayasan Persewangi Banyuwangi Indonesia (YPBI) selaku badan hukum yang menaungi kepengurusan baru Persewangi, oleh Ketua Dewan Pendiri, H Arif Rahman Mulyadi, beserta jajaran kepada Ketua dan Sekretaris Persewangi, Moh As’adi dan Jose Rudi. (Foto : Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)
Dan yang tak kalah penting, lanjutnya, Rapat Kerja (Raker) dalam waktu dekat akan digelar dengan semangat perbaikan dan penyehatan internal kepengurusan. Khususnya dalam optimalisasi tugas dan fungsi masing-masing bidang dan divisi.
Langkah tersebut dilakukan atas saran dan masukan dari kalangan atlet hingga suporter. Serta hasil investigasi jajaran ditataran penggila bola di Kabupaten Banyuwangi.
Dijelaskan, peresmian pengurus Persewangi Banyuwangi dilaksanakan di kediaman H Zaenul Arifin, di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Sabtu kemarin (5/9/2020). Sebagai tuan rumah sekaligus Wakil Ketua III, pengusaha disektor pariwisata ini juga didapuk Ketua Panitia.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Forum Pimpinan Daerah, Forum Pimpinan Kecamatan Bangorejo dan Kepala Desa (Kades) Kebondalem, Ikhsan SH. Perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi, Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Banyuwangi, Andik Purwanto serta pengurus Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Banyuwangi. Jajaran pengurus Persewangi dan seluruh perwakilan komunitas suporter. Laros Jenggirat, Laros Banyuwangi, Blambangan Fans, Skuadra Lanblang, Curva Red dan C – 12. Hadir pula sejumlah perusahaan swasta calon sponsor.
Semua bersuka cita dan mendukung profesionalisme kepengurusan demi terciptanya Persewangi Banyuwangi yang berprestasi. Persewangi yang mampu mengharumkan nama Banyuwangi.
Dalam sambutan, H Zaenul Arifin, mengaku optimistis wajah baru kepengurusan Persewangi Persewangi Banyuwangi, akan membawa angin segar dalam persepak bolaan daerah. Namun syaratnya, pengelolaan kesebelasan harus dilandasi dengan kerja keras, mental dan niatan baik.
“Akhlak, mental dan niatan baik pengurus lah yang akan membawa kemajuan Persewangi kedepan,” katanya.
Ketua Persewangi, Moh As’adi, saat memberi sambutan. (Foto : Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)
Pelaku ekspor impor kerajinan perak ini juga menilai bahwa Banyuwangi memiliki potensi luar biasa dalam pengembangan olahraga sepakbola. Mulai dari barisan atlet berbakat hingga potensi dukungan swasta semua ada.
Ketua Dewan Pendiri YPBI, H Arif Rahman Mulyadi, menyampaikan bahwa Persewangi Banyuwangi hari ini adalah peleburan dualisme Persewangi. Yakni Persewangi Banyuwangi 1970 asuhan Jose Rudi dan Persewangi Indonesia, besutan Hari Wijaya.
“Jadi sudah tidak ada alasan lagi bagi Pemerintah Daerah Banyuwangi, swasta dan para Kepala Desa untuk tidak mendukung kemajuan Persewangi ke depan,” ungkapnya.
Disisi lain, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Kades Sraten, Kecamatan Cluring, juga meminta Ketua Persewangi, Moh As’adi, untuk menjalankan roda organisasi secara profesional. Fokus terhadap proses kemajuan kesebelasan, serta terus membina hubungan baik dengan para pihak. Dan menempatkan komunitas suporter sebagai keluarga dan bagian dari tumbuh kembang Persewangi Banyuwangi.
Ketua PSSI Banyuwangi, Andik Purwanto, pun mengaku mendukung kepengurusan baru Persewangi dibawah naungan YPBI. Menurutnya, penyatuan dua Persewangi Banyuwangi adalah sebuah langkah maju persepakbolaan di Bumi Blambangan.
“Sinergitas yang telah dibangun adalah upaya luar biasa,” cetusnya.
Sementara itu, Kapolsek Bangorejo, AKP Mujiono, berharap peresmian pengurus Persewangi Banyuwangi bisa menjadi momentum kebangkitan sepakbola di Banyuwangi. Serta mampu menjadi wadah potensi generasi muda. Sekaligus pemersatu bagi masyarakat Banyuwangi.
“Pesewangi harus menjadi pemersatu semangat dalam menjaga kondusifitas dan mendorong kemajuan daerah,” katanya.
Dalam peresmian ini, juga dilakukan penyerahan SK Kemenkum HAM Yayasan Persewangi Banyuwangi Indonesia (YPBI) selaku badan hukum yang menaungi kepengurusan baru Persewangi. Oleh Ketua Dewan Pendiri, H Arif Rahman Mulyadi, beserta jajaran kepada Ketua dan Sekretaris Persewangi, Moh As’adi dan Jose Rudi.
Sebagai tindak lanjut, dalam waktu dekat jajaran pengurus Yayasan Persewangi Banyuwangi Indonesia akan melakukan silaturahmi ke Pemerintah Daerah Banyuwangi, serta perusahaan swasta calon sponsor. Serta menggelar Raker guna mengoptimalisasi tugas dan fungsi jajaran. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Faizal R Arief |
Publisher | : Lucky Setyo Hendrawan |