Ulah Eran Zahavi Edit Bendera Palestina Picu Konflik Internal PSV Eindhoven
Aksi yang dilakukan Eran Zahavi yang mengedit gambar bendera Palestina menjadi bendera Israel beruntut pada perpecahan di internal PSV Eindhoven.

JAKARTA – Aksi yang dilakukan Eran Zahavi yang mengedit gambar bendera Palestina menjadi bendera Israel beruntut pada perpecahan di internal PSV Eindhoven.
Aksi Zahavi bermula ketika mengedit bendera Palestina yang dibawa Paul Pogba dan Amad Diallo usai Manchester United melawan Fulham, Selasa (18/5/2021), menjadi bendera Israel.
Dikabarkan dari De Telegraaf, apa yang dilakukan oleh Zahavi yang merupakan pemain asal Israel itu ternyata menyinggung pemain lainnya seperti Mohamed Ihattaren, Jordan Teze dan Pablo Rosario yang mendukung Palestina.
Ihattaren, Teze, dan Rosario sempat memberi dukungan kepada masyarakat Palestina lewat unggahan di media sosial, namun kemudian dihapus.
Pelatih PSV Eindhoven Roger Schmidt memberikan reaksi atas kejadian di internal timnya tersebut.
"Jika ada masalah dalam grup, saya pasti akan mengatakan sesuatu. Tapi, saya tidak ingin membicarakan masalah ini di depan publik. Saya pelatih sepak bola, bukan politikus," ujar Schmidt.
Sorotan terhadap Eran Zahavi bukan kali ini saja. Dia sudah dua kali menjadi kontroversi karena mengedit gambar bendera Palestina menjadi bendera Israel. Pertama terjadi ketika Zahavi mengedit bendera Palestina yang dibawa dua pemain Leicester City, Hamza Choudhury dan Wesley Fofana usai final Piala FA pekan lalu. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

