Putri Kusuma Wardani, Harapan Bulutangkis Indonesia setelah Susy Susanti
Pebulutangkis Indonesia, Putri Kusuma Wardani meraih juara tunggal putri di Spain Masters 2021. Ia disebut penerus Susy Susanti.

JAKARTA – Pebulutangkis Indonesia, Putri Kusuma Wardani sukses meraih juara tunggal putri di Spain Masters 2021. Keberhasilan itu membawa harapan bagi kejayaan bulutangkis putri Indonesia setelah era Susy Susanti.
Keberhasilan Putri Kusuma Wardani menjuarai Spain Masters 2021 pada Minggu (23/5/2021) lalu, diapresiasi Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).
Menurut BWF, sensasi tunggal putri muda Indonesia itu luar biasa karena sukses mengalahkan favorit juara asal Denmark, Line Christophersen. Di final Spain Masters 2021, Putri KW menaklukkan Christophersen dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-10.
Aiyuke, salah satu media di Jepang, bahkan menyebut Putri Kusuma Wardani telah meraih kemenangan terbesar.
“Spain Masters berakhir, Indonesia memenangkan 4 emas dan 2 perak sebagai kemenangan terbesar,” demikian judul artikel di media Jepang, Aiyuke, dikutip dari indosport.com.
Prestasi yang diraih Putri KW mengakhiri masa paceklik juara bagi Indonesia dari nomor tunggal putri di turnamen internasional selama 861 hari.
Pebulutangkis ranking 200 dunia itu berhasil menaklukkan unggulan ketiga (Christophersen), keempat (Lianne Tan), dan kelima (Ruselli Hartawan) dalam Spain Masters 2021.
Atas raihan itu, Putri KW yang berusia 18 tahun tercatat sebagai tunggal putri Indonesia pertama yang menjuarai gelar BWF World Tour dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, pada 2019, Fitriani menjadi juara tunggal putri di Thailand Masters 2019.
Kejayaan badminton Indonesia di sektor putri terakhir dicatatkan oleh Susy Susanti. Perempuan kelahiran Tasikmalaya, 11 Februari 1971 itu berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia pada Olimpiade 1992 di Barcelona, Spanyol. Ia juga berhasil menjuarai All England tahun 1990 dan 1991.
Profil Putri Kusuma Wardani
Perempuan kelahiran Tangerang 20 Juli 2002 itu mengawali kiprahnya sebagai pemain bulutangkis di klub Exist Jakarta. Bersama klubnya, ia menjadi bagian dari tim yang menjuarai Superliga Junior 2018.
Putri KW masuk Pelatnas pada 2018. Dia terpilih bergabung dengan tim nasional dan bersaing di Kejuaraan Junior Asia dan Dunia 2018.
Pada usia 16 tahun, ia sukses mencapai final dan menjadi runner up pada turnamen senior Bangladesh International Challenge. Pada 2019, Putri KW menjadi finalis dan menjadi runner up di turnamen Junior Grand Prix Jaya Raya Junior International.
Gelar pertama berhasil diraihnya ketika memenangkan Jakarta Junior International Series pada 2019. Putri KW mengalahkan rekan senegaranya Maharani Sekar Batari. Lalu pada Kejuaraan Junior Dunia 2019, ia membantu tim Indonesia memenangkan Piala Suhandinata untuk pertama kalinya, setelah di final mengalahkan Tiongkok.
Dan terbaru, Putri KW meraih juara nomor tunggal putri di Spain Masters 2021. Ia menyumbang juara dari empat gelar yang berhasil dibawa Indonesia. Ketiga gelar lainnya disumbangkan oleh ganda putri, ganda putra, dan ganda campuran.
BACA JUGA: Membanggakan! Indonesia Borong Empat Gelar di Spain Masters 2021
Kunci Keberhasilan Putri Kusuma Wardani
Menurut Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, Putri KW mempunyai beberapa kelebihan dari pemain lain seperti ketenangan dan keberanian di lapangan.
"Putri tampil dengan apa yang saya dan tim pelatih harapkan. Dia main tenang, berani dan semangat. Itu memang kekuatan dia," tutur Rionny dilansir dari laman resmi PBSI, Selasa (25/5/2021).
Rionny melihat ada harapan bagi Putri KW untuk bisa terus menuai prestasi. Namun dia meminta Putri fokus berlatih, dan jangan terlalu dipuja-puji.
"Harapan memang ada di dia tapi jangan terlalu dipuja-puji dulu. Biar dia berkembang sesuai usianya. Masih banyak yang harus dia perbaiki dan pelajari," imbuhnya.
Putri Kusuma Wardani siap untuk melanjutkan prestasi membawa kebanggaan bagi Indonesia. Seperti kunci kemenangannya saat juara di Spain Masters 2021. "Tidak mikir menang atau kalah, nothing to lose yang penting saya bisa main bagus. Kalau sudah bagus, saya yakin Tuhan pasti ngasih yang terbaik," ucapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


