Tingkatkan Kualitas Manajemen Tim, Lombok FC Studi Banding ke Brasil
Saat sedang berada di Brazil, yang merupakan salah satu kiblat sepak bola dunia, Presiden klub sepakbola Lombok FC H. Bambang Kristiono alias HBK menyempatkan waktu untuk bertemu dengan Kolonel PNB Humaidi Syarif Romas.

MATARAM – Saat sedang berada di Brazil, yang merupakan salah satu kiblat sepak bola dunia, Presiden klub sepakbola Lombok FC H. Bambang Kristiono alias HBK menyempatkan waktu untuk bertemu dengan Kolonel PNB Humaidi Syarif Romas.
Kolonel PNB Humaidi merupakan putra Lombok asli kelahiran Kota Mataram, 44 tahun lalu. Ia adalah pejabat Atase Pertahanan (Athan) di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Brasilia, ibu Kota negara Brazil.
“Bertemu dengan orang sekampung yang sekarang sedang melaksanakan tugas negara jauh di perantauan, di belahan dunia lain, saya benar-benar surprise,” kata HBK dalam keterangannya,, Kamis (3/11/2021).
Tujuan kedatangan HBK ke Brazil adalah untuk mempelajari dari dekat pengelolaan klub sepak bola. Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini juga sedang menjajaki kemungkinan kerja sama yang terkait dengan pemain yang bisa menjadi tandem bagi pengembangan bakat talenta-talenta muda yang saat ini dimiliki Lombok FC.

Dalam pertemuan tersebut, Kolonel Pnb Humaidi pun menyampaikan komitmen pihaknya untuk membantu HBK dan putrinya Rannya Agustyra Kristiono, mewujudkan cita-cita untuk membangun klub sepakbola profesional yang bisa menjadi kebanggaan dan sekaligus kecintaan masyarakat di Pulau Seribu Masjid.
Ia berjanji akan mencari akses untuk mendapatkan pelatih-pelatih serta talenta-talenta muda pesepakbola Brazil yang akan menjadi tandem pesepakbola asli Pulau Lombok yang kini sudah bergabung di Lombok FC.
"Saya senang mendapat amanah dan kepercayaan dari Pak HBK untuk mencari pelatih-pelatih dan pesepabola Brazil sebagai tandem dari pelatih-pelatih dan pesepakbola di Lombok,” kata Kolonel Pnb Humaidi.
Dia menegaskan, sebagai putra asli Pulau Lombok, dirinya merasa bangga bisa menjadi bagian dari perjuangan HBK dalam mewujudkan Pulau Lombok lebih dikenal, lebih dicintai, dan lebih dihormati di tingkat nasional bahkan internasional melalu klub sepakbolanya.
“Perhatian serta kecintaan pak HBK kepada masyarakat Lombok bisa saya rasakan dalam beberapa hari perbincangannya selama beliau berada di Brazil. Terima kasih dan salut buat pak HBK, senior yang memiliki visi konstruktif buat membangun Dapilnya," kata Kolonel Pnb Humaidi, menambahkan.
Sementara itu, Juru Bicara Lombok FC Rannya Agustira Kristiono mengungkapkan, studi banding ke Brazil ini diperlukan untuk mengantisipasi kiprah Lombok FC kedepan.
Menurut Rannya, dengan adanya studi banding ini, diharapkan Lombok FC yang berlaga di Liga 3 dapat lebih bisa menyiapkan diri baik dalam manajerial pengelolaan maupun dukungan dananya sehingga pengelolaannya dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
“Karena diperlukan napas yang panjang, keberanian, dan tekad yang kuat untuk bertarung di tingkat yang lebih tinggi setelah lolos dan menjadi juara di Liga 3 NTB,” tandas Rannya.
Dia pun memberi gambaran dimana nantinya Lombok FC juga mesti bertanding ke luar wilayah. Untuk menjalani capaian tersebut, pastinya Lombok FC juga memerlukan dukungan dana yang sangat besar, khususnya dalam memenuhi tuntutan bertanding di luar NTB.
Mulai dari biaya tiket pesawat, transportasi penjemputan di tempat, penginapan, konsumsi di luar asrama, serta uang saku atau allowance perorangan.
“Jadi, manajemen pengelolaan dan penyiapan dukungan finansial yang terencana, harus disiapkan dan dipikirkan Lombok FC secara matang dari sekarang,” tandas dara yang masih menempuh studi di Brunel University, London, Inggris ini.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


