Advertisement
Olahraga

Olahraga Panahan di Pacitan Mulai Diminati Remaja

Meskipun masih baru, panahan merupakan salah satu Cabang Olahraga di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur yang mulai diminati remaja.  ...

TIMES Indonesia,
Olahraga Panahan di Pacitan Mulai Diminati Remaja
Atlet remaja Cabor Panahan berlatih konsentrasi membidik di GOR Pacitan. (FOTO: Tobby Ikhsan Mahendra For TIMES Indonesia) 
A-AA+

PACITAN Meskipun masih baru, panahan merupakan salah satu Cabang Olahraga di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur yang mulai diminati remaja. 

Dwi Agus Setyono (40), pelatih Cabor Panahan Pacitan menyebutkan, setidaknya ada 40 atlet yang saat ini aktif berlatih di bawah naungan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Pacitan. Selain melatih fisik dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi dan akurasi. Panahan juga berpeluang besar untuk dijadikan prestasi.

Advertisement

Atlet remaja Cabor b
Pelatih Cabor Panahan Pacitan, Dwi Agus Setyono mengukur akurasi sasaran dengan alat khusus. (FOTO: Tobby Ikhsan Mahendra For TIMES Indonesia)

"Yang kami latih ada 40an atlet, mereka aktif datang setiap hari Minggu dari jam 08.00-12.00 WIB di GOR Pacitan, " katanya, Senin (07/02/2022). 

Pria yang juga mantan atlet Panahan Pacitan itu menyatakan, peluang para atlet meraih kejuaraan di berbagai event sangat besar. Meskipun belum semuanya bisa masuk. 

“Atlet kita sementara yang bisa ikut Porprov Jatim 2022 itu ada tujuh tim. Tapi masih menunggu kuota dari KONI. Kalau bisa, ya ikut semua," terang Dwi. 

Untuk melatih akurasi agar tepat sasaran, para atlet harus benar-benar fokus dan jangan malas. Semakin rutin mengolah skill hasilnya akan optimal. 

Advertisement

“Soalnya kalau panahan itu sekali vakum lama seperti ngulang lagi. Saat berhenti training satu minggu saja pasti bisa kacau," jelasnya kepada TIMES Indonesia. 

Atlet remaja Cabor c
Suasana latihan panahan di GOR Pacitan yang diikuti 40an lebih remaja. (FOTO: Tobby Ikhsan Mahendra For TIMES Indonesia)

Sementara itu, bagi Asilia (16) salah satu atlet panahan pelajar MAN Pacitan, ada keunikan tersendiri. Sehingga olahraga tersebut sangat menarik untuk dimainkan. 

"Ya, menurut saya kalau panahan itu lebih tenang daripada olah raga lain. Soalnya yang dilatih adalah kefokusan agar tepat sasaran," ucapnya. 

Selain itu, Husnul Fauzi (37), mengaku tertantang jika melatih atlet usia Sekolah Dasar (SD), sebab membutuhkan ekstra dalam bimbingan. 

"Kami merasa tertantang, soalnya melatih atlet panahan usia SD itu butuh perhatian dan bimbingan yang ekstra. Hampir mirip guru PAUD, bagaimana caranya anak mau nurut," ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia