Janji Rp 100 Juta untuk Persikotas Tasikmalaya Direspon Tasik City Society
Podcast bertajuk '100 juta untuk Persikotas' di akun YouTube mantan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menuai respon dari para suporter dan pengurus Persikotas Tasikmalay ...

TASIKMALAYA – Podcast bertajuk '100 juta untuk Persikotas' di akun YouTube mantan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menuai respon dari para suporter dan pengurus Persikotas Tasikmalaya, pasalnya seorang laywer sukses bernama Dr Yogi Muhamad, SH, MH yang menjadi host di acara tersebut akan memberikan dana sebesar Rp100 juta.
Diakui Yogi berbagai respon pasca podcast dua belas hari yang lalu banyak yang masuk melalui akun media sosial Instagramnya, salah satunya dari supporter Persikotas Riki Hermawan.
Riki Hermawan bersama Alfin Fauzi kepada TIMES Indonesia mengaku penasaran dan heran dengan pernyataan yang disampaikan Yogi. "Saya heran saja pak, nama Yogi di dunia sepak bola itu tidak dikenal, mungkin karena beliau tinggal di Jakarta," ungkapnya di sebuah cafe di kawasan Jalan Siliwangi, Kota Tasikmalaya. Jumat (11/2/22) malam.

Supporter pemegang akun Tasik City Society (TCS) yang memiliki 5.254 follower ini berusaha dan berjuang untuk bisa bertemu dengan menunggu selama sepuluh hari setelah podcast.
"Alhamdulilah malam ini bisa bertemu, setelah saya menghubungi membuat janji temu pak Yogi melalui Instagramnya, saya berharap pak Yogi bisa lebih mengembangkan dunia sepak bola di Kota Tasikmalaya," tuturnya.
Riki bersama Alfin Fauzi berharap dana yang akan diberikan akan dapat mengeluarkan dunia persepakbolaan di Kota Tasikmalaya. Ia bersama supporter lainnya merindukan Persikotas berjaya kembali menjadi juara seperti di 2008.
Sementara itu ditempat yang sama Yogi mengungkapkan dirinya sengaja memberikan statmen Rp100 juta untuk Persikotas sebagai motivasi bagi para pengurus dan supporter, ia berharap dunia sepak bola akan lebih menggeliat lagi.
"Ini sebuah motivasi, tetapi balik lagi kepada Persikotas, bagaimana Persikotas bisa membujuk saya untuk mencairkan uang itu? intinya diperlukan adanya manajemen yang baik untuk mengelola Persikotas,"ungkapnya usai berbincang dengan supporter dari TCS.
Putra mantan Ketua KONI Kota Tasikmalaya selama dua periode ini memandang bahwa Persikotas itu memiliki potensi yang sangat besar, menurut ia dalam potensi tersebut harus memiliki 4M, yaitu Man, Methode, Machine, dan Money.
Ia berpendapat ada dua sudut pandang dalam pengembangan Persikotas, yang pertama adalah sudut pandang murni untuk pengembangan olahraga sepak bola dan yang kedua sudut pandang bisnis.

"Persikotas ini merupakan sebuah PT, dimana PT itu salah satu tujuannya adalah untuk menghasilkan nilai ekonomi. Jadi saya keluarkan dana sebesar Rp100 juta itu untuk membujuk atau mencambuk orang-orang yang peduli terhadap Persikotas yang ada di Kota Tasikmalaya," tandasnya.
Dirinya menyampaikan dengan adanya dana awal Rp100 juta bisa menjadi motivasi bagi yang lain.
Ia mengumpamakan dalam satu musim pertandingan diperlukan dana Rp500 juta, yang jadi pertanyaan bagi dirinya adalah bagaimana kesiapan managemen yang dimiliki oleh pengurus Persikotas, sebab apabila manajemen belum siap menurutnya hal tersebut akan menjadi sia-sia.
Menyoal kekosongan kursi posisi jabatan Ketua Persikotas Tasikmalaya, ia menyarankan agar segera mengadakan RUPS. Hal ini menurutnya perlu segera dilakukan untuk menentukan pemberian mandat kepada seorang ketua baru dengan catatan yang benar-benar peduli dan siap, agar Persikotas lebih maju dan berkembang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

