Advertisement
Olahraga

Goodbye Serena Williams, Sang Legenda Tenis Gantung Raket

Petenis Amerika Serikat, Serena Williams mengakhiri karirnya di acara AS Terbuka setelah kalah dari Ajla Tomljanovic asal Australia pada malam yang mendebarkan di New Yor ...

TIMES Indonesia,
Goodbye Serena Williams, Sang Legenda Tenis Gantung Raket
Serena Williams telah memenangkan 23 gelar tunggal Grand Slam, terbanyak kedua dalam sejarah tenis.(FOTO: Reuters)
A-AA+

JAKARTA Serena Williams mengakhiri karirnya di acara AS Terbuka setelah kalah dari Ajla Tomljanovic asal Australia pada malam yang mendebarkan di New York. Petenis Amerika Serikat yang kini genap berusia 41 tahun memang mengharapkan itu menjadi pertandingan terakhirnya.

Ia mengakhiri karir profesionalnya setelah bergulat dengan tenis selama 27 tahun dengan mengantongi 23 kemenangan tunggal utama yang secara luas ia dikenal sebagai pemain Amerika Serikat terbesar sepanjang masa.

Advertisement

Seperti dilansir BBC, Williams sempat bangkit dari ketertinggalan satu set tetapi akhirnya kalah 7-5 6-7 (4-7) 6-1. Serena yang pernah menjadi petenis nomor satu dunia itu menyelamatkan lima match point dalam apa yang terbukti menjadi game terakhir tetapi tidak berdaya untuk menghentikan yang keenam.

Hampir semua orang bangkit dari tempat duduknya ketika dia meninggalkan lapangan di Arthur Ashe Stadium, tempat kemenangan besar pertamanya di tahun 1999 dan lima kemenangan terbaik selama karirnya, serta yang dia harapkan menjadi tempat yang terakhir kalinya.

Saat dia melambaikan tangan dan memberikan putaran khas, lagu pop klasik Tina Turner 'Simply The Best' menggema di atas sound system.

Ditanya apakah dia akan mempertimbangkan kembali pensiun setelah penampilannya minggu ini, Williams menjawab: "Saya benar-benar bermain dengan cara saya dan menjadi lebih baik. Saya seharusnya mulai lebih cepat tahun ini. Saya tidak berpikir begitu, tetapi anda tidak pernah tahu".

Serena Williams meneteskan air mata saat diwawancarai di tengah lapangan, berterima kasih kepada keluarganya, tim, penonton, dan penggemarnya di seluruh dunia atas dukungan mereka selama bertahun-tahun.

Advertisement

"Saya berterima kasih kepada semua orang yang ada di sini, yang telah berada di pihak saya selama bertahun-tahun, puluhan tahun. Ya ampun, benar-benar puluhan tahun," kata Serena Williams, yang memainkan turnamen profesional pertamanya saat berusia 14 tahun pada 1995.

"Tapi semuanya dimulai dengan orang tua saya. Dan mereka pantas mendapatkan segalanya. Jadi saya sangat berterima kasih untuk mereka. Dan saya tidak akan menjadi Serena jika tidak ada (saudara perempuannya) Venus, jadi terima kasih, Venus. Dia satu-satunya alasan Serena Williams pernah ada," kata dia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Widodo Irianto
PenulisWidodo IriantoPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia