Advertisement
Olahraga

7 Ancaman Sanksi FIFA Menanti Setelah Tragedi Stadion Kanjuruhan

Indonesia terancam menerima sanksi dari FIFA sebagai imbas dari Tragedi Stadion Kanjuruhan, usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

TIMES Indonesia,
7 Ancaman Sanksi FIFA Menanti Setelah Tragedi Stadion Kanjuruhan
Dua mobil polisi jadi sasaran Aremania pasca kekalahan tim Singo Edan atas lawannya Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Indonesia terancam menerima sanksi dari FIFA sebagai imbas dari Tragedi Stadion Kanjuruhan, usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Tragedi Stadion Kanjuruhan ini mengakibatkan 130 orang meninggal dunia. 

Jika sanksi FIFA dijatuhkan, tentu akan sangat merugikan insan sepakbola Indonesia, mulai dari pemain, klub, timnas Indonesia, PSSI, hingga supporter sepakbola Indonesia. 

Advertisement

Menurut data TIMES Indonesia, jika sanksi FIFA dijatuhkan maka, akan membuat kemunduran bagi sepakbola Indonesia. Ancaman sanksi FIFA ini diprediksi bakal lebih mengerikan jika dibandingkan saat sepak bola Indonesia dibekukan FIFA akibat intervensi pemerintah soal kompetisi.

"Semoga kita tidak terkena sanksi FIFA," kata Menpora RI Zainuddin Amali, Minggu (2/10/2022).

Sanksi FIFA apa saja yang akan diterima Indonesia akibat Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang?

Sebelum merujuk ke sanksi FIFA, pengamanan pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, telah melanggar kode keamanan FIFA. 

Tembakan gas air mata yang ditembakkan polisi, saat mengamankan penonton laga Arema FC vs Persebaya Surabaya merupakan pelanggaran kode keamanan FIFA (Pasal 19 b). 

Advertisement

Begini bunyinya: ''Senjata atau gas pengendali massa tidak boleh dibawa atau digunakan.'' 

Seperti yang diketahui, tembakan gas air mata, menyebabkan sejumlah reaksi pada tubuh. Reaksi ini terjadi ketika terpapar ke kulit, terutama kulit wajah dan mata. Mereka yang terpapar gas air mata akan merasa nyeri dan pedih.

Jika pasal ini yang digunakan FIFA untuk menjatuhkan sanksi kepada Indonesia akan sangat mengerikan. Ada 7 ancaman sanksi FIFA kepada Indonesia imbas Tragedi Kanjuruhan: 

1. Seluruh pertandingan liga Indonesia dibekukan 8 tahun. 
Ancaman pertama dari sanksi FIFA yakni seluruh pertandingan Liga Indonesia akan dibekukan selama delapan tahun. Sebuah hukuman yang sangat berat bagi semua yang berkepentingan mulai dari pemain, pelatih, PSSI hingga pelaku ekonomi. 

2. Keanggotaan Indonesia di FIFA dicabut
Ancaman sanksi kedua, PSSI bisa dikeluarkan FIFA seperti saat pada 30 Mei 2015, lewat dokumen FIFA yang ditandatangani Sekjen FIFA Jerome Valcke. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa keanggotaan Indonesia di FIFA dicabut atas hasil rapat Komite Eksekutifnya di Zurich, Swiss. FIFA menjatuhkan sanksi karena menilai pemerintah Indonesia melakukan pelanggaran karena intervensi yang merupakan pelanggaran atas Pasal 13 dan 17 dari Statuta FIFA. 

3. Piala Dunia U-20 di Indonesia akan dibatalkan
Jatah Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 juga terancam dibatalkan oleh FIFA dengan alasan keamanan. Tragedi Stadion Kanjuruhan ini juga bisa mempengaruhi penilaian terhadap keamanan pertadingan di Indonesia. Apalagi Indonesia diagendakan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang akan digelar 20 Mei hingga 11 Juli 2022. 

4. Timnas Indonesia dilarang main di Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-20
Ancaman sanksi juga bisa menggagalkan perjuangan para pemain timnya di dua kejuaraan Piala Asia. Pencabutan hak keikutsertaan Timnas Indonesia di Piala Asia U-2023 dan piala Asia U-20 2023 bisa terjadi jika FIFA menjatuhkan sanksi.

Saat ini, Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2023 yang akan digelar 16 Juni-16 juli 2023. Sedangkan Piala Asia U-20 akan digelar 1-16 Maret 2022 di Uzbekistan.

5. Poin Ranking FIFA Timnas Indonesia dikurangi Poin 
Timnas Indonesia juga terancam turun peringkat FIFA. Jika itu yang terjadi, Timnas Indonesia yang saat ini menempati 152 dunia kemungkinan bisa turun jauh lagi. 

6. Kompetisi Liga Indonesia tanpa penonton 
Hukuman yang tidak kalah berat adalah kemungkinan larangan menggelar pertandingan tanpa penonton dalam waktu lama. Hal ini tentu menjadi tantangan yang berat jika sanksi FIFA benar diberlakukan.

7. Klub Indonesia dilarang bermain di AFC Cup dan Liga Champions Asia 
Klub Indonesia juga akan semakin menderika jika hukuman larangan tidak boleh tampil di AFC Cup dan Liga Champions Asia. Artinya peluang klub Indonesia untuk berprestasi tidak akan bisa diraih selama sanksi FIFA diberlakukan.

Seperti diketahui tim Arema FC menelan kekalahan 3-2 atas tamunya Persebaya Surabaya dalam laga Derby Jawa Timur di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). Kekalahan ini membuat sekitar 40 ribu Aremania kecewa. 

Pihak kepolisian terpaksa melepas gas air mata untuk memecah kerusuhan. Setelah gas air mata dilepaskan, sejumlah Aremania tumbang di lapangan. Data korban sementara, Tragedi Stadion Kanjuruhan ini mengakibatkan 130 orang meninggal dunia.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia