Olahraga

Dietmar Hamann Sebut Jurgen Klopp Tak Lama Lagi Tukangi Liverpool

Selasa, 11 Oktober 2022 - 17:54 | 76.76k
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp (Foto : This Is Anfield)
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp (Foto : This Is Anfield)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Eks gelandang Liverpool, Dietmarr Hamann menilai bahwa waktu Jurgen Klopp sebagai pelatih Liverpool hanya menunggu waktu.

Hamann melihat dari tren buruk Klopp di pekan-pekan awal Premiere League, ia menyebutkan bahwa itu tanda-tanda dari akhir sebuah era.

Setelah tumbang di tangan Arsenal, pada Minggu, 9 Oktober 2022 kemarin, The Reds terbuang jauh dari perburuan gelar liga paling prestisius di dunia ini. Dengan menduduki urutan ke-10, Liverpool secara realistis pasti akan mengejar posisi empat besar.

Juru taktik asal Jerman ini juga mengucapkan kepada awak media dalam sesi jumpa pers pasca kekalahan melawan meriam London.

“Kita sudah tidak dalam perburuan gelar.," ucapnya.

Mungkin terlalu dini jika mengungkapkan keluar dari title race setelah 7 pertandingan, namun melihat dari masalah internal dan komposisi pemain sepertinya Klopp sudah memikirkan bahwa mereka sudah tidak bisa berjuang untuk piala Liga Inggris.

Liverpool-2.jpgJordan Hendereson saat bersitegang dengan Gabriel Magalhaes  (Foto: Getty Images/ADRIAN DENNIS)

Melalui Daily Mail pada Selasa, 11 Oktober 2022, Dietmar Hamann mengatakan “jika hasilnya nihil, maka pelatih akan di bawah tekanan, tim ini terlihat letih, dan pemain kehilangan motivasinya, tim ini telah memenangkan semua yang bisa diraih dibawah Klopp.“

Selain performa Liverpool secara tim, performa individu pemain Liverpool juga menurun, Mohammed Salah yang merupakan juru gedor Liverpool kini hanya mengemas 2 gol dari 8 pertandingan, tentunya ini merupakan pertanda buruk bagi penyerang berkebangsaan Mesir itu.

Darwin Nunez yang dibeli dari Benfica dengan mahar 100 juta euro juga tak kunjung menjadi mesin gol seperti rekrutan Manchester City, Erling Haaland yang telah mengemas 15 gol dari 9 pertandingan.

Namun Jurgen masih menaruh kepercayaan kepada juru gedor asal Uruguay itu.

“Dia bermain baik, tajam, dan ia berkontribusi dalam segala hal, mencetak gol yang bagus," ucapnya.

Virgil van Dijk, bek jangkung Liverpool juga mengomentari kekalahan timnya dengan memilih untuk fokus kepada liga Champions, karena tugas berat juga selain recovery, dan juga mental.

Hal yang diperhatikan oleh Hamann juga konflik dari pemain dan pelatih, ia menilai ada keanehan dari kapten The Reds, Jordan Henderson. Hendo sapaan akrab Henderson dinilai enggan ditarik keluar melalui gerakan kesal setelah diganti pada pertandingan melawan Glasgow Rangers dalam gelaran Liga Champions pada, 5 Oktober silam.

Hendo juga tengah diduga melakukan ucapan rasis kepada defender Arsenal Gabriel Gabriel Magalhães, saat pertandingan kemarin. FA (asosiasi sepakbola Inggris) menyatakan bahwa saat ini kasus Jordan Henderson masih dalam perbincangan dengan perangkat pertandingan.

Melihat performa Liverpool saat ini, apakah Jurgen Klopp yang harus merombak timnya? Ataukah butuh penyegaran pada tim ini dengan muka baru, dan tentunya pelatih baru?

Banyak kandidat pelatih yang sedang menganggur untuk menukangi tim besar ini seperti, Mauricio Pochettino, Joacim Loew, atau bahkan Zenedine Zidane. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES