Olahraga

Petinju Inggris Mark Potter Meninggal Dunia Karena Kanker Perut

Minggu, 20 November 2022 - 12:09 | 14.03k
Petinju Inggris Mark Potter Meninggal Dunia Karena Kanker Perut
Petinju kelas berat Mark Potter asal Inggris yang diberi waktu tak sampai 18 bulan akhirnya meninggal dunia setelah gigih melawan kanker perut.(FOTO: Daily Express)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Petinju kelas berat dunia dari Inggris, Mark Potter meninggal dunia, Sabtu (19/11/2022), setelah berjuang melawan kanker perut, 

Mark Potter diberi waktu kurang dari 18 bulan untuk hidup pada awal tahun 2022 lalu  setelah didiagnosis menderita kanker perut yang telah menyebar ke tulang punggungnya.

Mark Potter dijuluki 'Hiu Putih Hebat' dan memenangkan 21 dari 26 pertarungan sebagai petinju profesional, juga menjalankan tugas dalam pertarungan MMA dan kickboxing.

Penghormatan telah diberikan kepada pejuang kelahiran London, termasuk dari promotor Eddie Hearn dan Frank Warren, setelah diumumkan Potter - yang didiagnosis menderita kanker perut pada bulan Maret tahun ini - telah meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit.

iFLTV mengonfirmasi bahwa Mark Potter telah meninggal dunia dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Sabtu malam.

"Beberapa berita sedih untuk anda malam ini. Mantan kelas berat Inggris yang populer, Mark 'The Great White Shark' Potter, dengan sedih telah kalah dalam pertempuran melawan kanker perut," bunyi pernyataan mereka.

"Pikiran dan belasungkawa kami sampaikan kepada keluarga dan teman-teman Mark pada saat yang sulit ini," tulis mereka.

Promotor Anthony Joshua, Hearn, termasuk di antara mereka yang menanggapi postingan tersebut. Hearn menulis dalam komentar di Instagram: "Beristirahatlah dengan tenang."

Supremo tinju Warren merilis penghargaan panjang untuk Potter, menulis: “Frank Warren dan semua orang di Queensberry Promotions sangat sedih mengetahui meninggalnya mantan penantang gelar kelas berat Inggris Mark Potter.

“Mark adalah petarung hebat dan karakter yang lebih besar yang terlibat dalam banyak pertarungan menghibur selama bertahun-tahun dan merupakan wajah yang sangat populer di sekitar adegan pertarungan, khususnya di wilayah London," kata Warren.

"Kami mengirimkan simpati tulus kami kepada keluarga dan teman-teman Mark dan akan menghormati ingatannya dan memberikan penghormatan kepadanya akhir pekan depan ketika kami akan mengamati sepuluh lonceng tradisional tinju di O2 Arena di London," katanya lagi.

Kota tempat dia menikmati begitu banyak malam yang menyenangkan dan menjalani hidupnya sepenuhnya.

"Mark Potter adalah petarung sampai akhir dan tidak pernah berhenti meninju semoga dia beristirahat dalam damai," tambahnya.

Audley Harrison, yang memenangkan emas di Olimpiade 2000 untuk Tim Inggris juga menulis di Twitter: "Maaf membaca ini, RIP Mark & ​​belasungkawa kepada keluarga & teman-temannya. Dia memberi saya pertarungan hebat di London ABA's & melanjutkan untuk memiliki karir pro yang layak juga - melihat ke belakang, banyak petinju telah lulus dalam beberapa tahun terakhir. Pasti membuat Anda menghargai waktu kami di sini," tulis Harrison.

Mark Potter diberi waktu kurang dari 18 bulan untuk hidup setelah pria berusia 47 tahun itu mulai mengalami masalah kesehatan pada Januari lalu. Ia merasakan mati rasa di betisnya pada awal tahun dan sejak saat itu mencari nasihat medis.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES