Olahraga

Manajer Baru Arema FC Optimistis Bisa Kembalikan Kepercayaan Aremania Lewat Jalur Prestasi

Senin, 05 Desember 2022 - 16:44 | 21.17k
Manajer baru Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas saat berbicara di hadapan awak media di Konferensi Pers Kandang Singa, Senin (5/12/2022). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Manajer baru Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas saat berbicara di hadapan awak media di Konferensi Pers Kandang Singa, Senin (5/12/2022). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Manajer baru Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas yakin bakal segera mengembalikan kepercayaan Aremania melalui jalur prestasi yang tengah di genjot oleh tim di lanjutan kompetisi Liga 1 2022.

Hal itu ia ungkapkan saat menjalani konferensi pers peresmian pengangkatannya sebagai manajer baru Arema FC menggantikan Alie Rifki.

Advertisement

Bukan tanpa alasan, pengembalian kepercayaan Aremania kepada tim berjuluk Singo Edan ini dikarenakan imbas adanya Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu yang telah menewaskan 135 nyawa.

"Intinya saya masuk di Arema FC ini saya bantu Arema untuk dapatkan kepercayaan dari Aremania se Malang Raya melalui jalur prestasi," ujar Wiebie, Senin (5/12/2022).

Wibie menjelaskan jalur prestasi ini akan bermula dari pemaksimalan hasil di enam sisa laga putaran pertama Liga 1 yang resmi digelar per 5 Desember 2022 ini.

"Ditengah kondisi dilema dan prihatin ini, kami siap memulihkan dan membangkitkan Arema FC serta aktif memberi support," ungkapnya.

Pria asal Malang yang sebelumnya menjadi manajer PSMS Medan tersebut meyakini bahwa dengan prestasi yang tengah dijajaki segala sesuatu yang telah terjadi bisa terlewati.

Apalagi, senada dengan keinginan pelatih Arema FC, Javier Roca bahwa Wiebie juga ingin membawa kultur Malangan di gaya permainan tim Arema FC.

"Sisa enam laga harus diperjuangkan dengan baik. Saya harap nanti kultur Malang yang harus kita tampilkan lagi," katanya.

Disisi lain, ia juga tengah mempersiapkan menghadapi putaran kedua Liga 1 mendatang.

Masih banyak hal yang harus di dorong, salah satunya tentu pemulihan mental dan semangat para pemain pasca Tragedi Kanjuruhan.

"Saya baru masuk, otomatis saya sedang kerja keras utamanya untuk tim. Saya tanggungjawab betul. Nanti apa strateginya, kita maksimalkan dulu di enam pertandingan," tuturnya.

Ia mengaku dengan pilihannya menahkodai Arema FC sebagai manajer merupakan tugas yang cukup berat, terlebih setelah adanya tragedi yang juga menjadi penyebab berhentinya kompetisi Liga 1.

"Saya orangnya gak mau ngalah. Semaksimal mungkin kami gembleng dan kasih semangat ke para pemain," tegasnya.

Sementara itu, pelatih Arema FC yakin ditangan Wiebie apa yang telah dioptimiskan bisa tercapai.

"Beliau bukan orang baru. Jadi tujuan kita sama, pastikan untuk membantu pemain otomatis kalau sudah di maksimalkan, prestasi akan datang," katanya.

Roca juga terus berfokus dalam pemulihan luka mental para pemain Arema FC. Meski sekarang dinilai sudah membaik, tentunya pemantauan dan semangat harus terus diberikan.

"Yang besarkan Arema ini kan ya orang Malang. Semoga kita dapat hasil terbaik di 6 laga ini," pungkasnya.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES