Nestapa Arema FC Ditolak Main di 2 Stadion Jelang Putaran Kedua Liga 1
Nasib Arema FC untuk bermain pada putaran kedua Liga 1 musim 2022/2023 masih tak menentu. Setelah Ditolak bermarkas di Stadion Sultan Agung Bantul, kini Arema FC juga dit ...

MALANG – Nasib Arema FC untuk bermain pada putaran kedua Liga 1 musim 2022/2023 masih tak menentu. Setelah Ditolak bermarkas di Stadion Sultan Agung Bantul, kini Arema FC juga ditolak bermain di Stadion Jatidiri Semarang.
Penolakan tersebut dilayangkan secara resmi oleh Panser Biru setelah mendengar kabar bahwa laga perdana Arema FC melawan Borneo FC berlokasi di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (15/1/2023) mendatang.
Ketua Panser Biru, Galih Eko Putranto mengatakan, penolakan keras yang mereka lakukan semata-mata demi solidaritas untuk korban Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu. Tragedi tersebut telah menewaskan 135 orang dan 600 lebih orang mengalami luka-luka.
"Ini bentuk solidaritas, intinya saya menolak Arema FC berhomebase di Semarang. Monggo mereka berhomebase dimana terserah, pokoknya kalau di Semarang kami menolak keras," ujar pria yang akrab disapa Galih Ndog, Kamis (12/1/2023).
Ia menganggap bahwa tim Arema FC ini tidak memiliki hati nurani atas jatuhnya korban dalam Tragedi Kanjuruhan. Baginya, lebih penting dari sebuah pertandingan sepakbola adalah kemanusiaan di atas segalanya.
"Mereka (Arema FC) tim elit, tim kelas tapi kok mereka tidak ada hati nurani sama sekali. Jadi kayak gitu, sementara teman-teman di Malang (Aremania) saja saat aksi mereka bercerita banyak ke kita. Jadi khittahnya (pemikiran/kesepakatan) suporter jangan sampai kejadian di Malang terjadi di Semarang. Paling tidak solidaritas kita sama," ungkapnya.
Bukan tanpa alasan Panser Biru menolak kedatangan Arema FC untuk bermain di Stadion Jatidiri Semarang. Galih menuturkan, buramnya keadilan bagi korban dan keluarga korban menjadi alasan kuat mereka melakukan penolakan ini.
Jika Arema FC masih tetap 'ngotot' bermain di Semarang, Galih mengaku tidak akan bertanggungjawab atas ketidak kondisifan Kota Semarang maupun para suporter yang keras menolak kedatangan Arema FC.
"Intinya saya menolak dulu. Kalau misalnya sampai terjadi ya kembali ke surat (saya tidak bertanggungjawab). Jika ada hal-hal lain yang terjadi, Panser Biru tidak bertanggungjawab atas hal-hal tersebut," pungkasnya.
Sebagai informasi, laga perdana Arema FC melawan Borneo FC awalnya digelar di Stadion Sultan Agung Bantul pada Senin (16/1/2023) mendatang.
Akan tetapi, banyak penolakan terjadi hingga pihak Pemerintah Daerah pun mencabut izin pertandingan tersebut.
Lalu, baru saja kemarin pihak manajemen Arema FC menerima surat pengalihan jadwal dan tempat pertandingan, yakni di Stadion Jatidiri Semarang pada Minggu (15/1/2023), kini kembali mendapat penolakan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


