Persela Bubar, Zulham Zamrun Bicara Soal Penghentian Liga 2
Persela Lamongan memutuskan untuk kembali menghentikan aktivitas tim. Langkah tersebut diambil setelah adanya keputusan bahwa Liga 2 dihentikan. ...

LAMONGAN – Persela Lamongan memutuskan untuk kembali menghentikan aktivitas tim. Langkah tersebut diambil setelah adanya keputusan bahwa Liga 2 dihentikan.
Asisten Pelatih Persela, Ragil Sudirman, mengatakan mulai Senin kemarin (16/1/2023) sudah tidak ada latihan. Sesi latihan terakhir digelar Hari Jumat (13/1/2023)
"Latihan sudah diliburkan, karena kan Liga 2 tidak lanjut," kata Ragil, Selasa (17/1/2023).
Bahkan sebagian besar pemain Persela sudah meninggalkan Lamongan. Sedangkan di mess hanya tersisa beberapa pemain yang masih menunggu tiket untuk pulang ke kota asalnya.
"Kemarin yang rumahnya jauh-jauh (luar pulau) masih belum pulang. Tapi rencananya mereka juga pulang," tuturnya.
Dihentikannya aktivitas tim Persela juga dibenarkan oleh sang pelatih kepala, Budiardjo Thalib. Dia menyebut bahwa tim memang suda dibubarkan.
"Ia mas, sudah dibubarkan kok," kata Budiardjo, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Di sisi lain, Kapten Persela Lamongan, Zulham Malik Zamrun, sangat menyayangkan dihentikannya Liga 2 musim 2022/2023.
Menurut Zulham, penghentian kompetisi profesional sekelas Liga 2 akan menghambat laju perkembangan sepakbola Indonesia. sebab kompetisi merupakan wadah bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan.
"Sebagai pemain, kami sangat membutuhkan kompetisi, karena di sanalah kami bisa menunjukkan apa yang kami punya," kata Zulham.
Tak hanya itu, dampak besar lainnya atas penghentian Liga 2 adalah hilangnya mata pencaharian bagi orang-orang yang mengais rejeki dari sepakbola.
Sebut saja pemain, pelatih, hingga staf yang bekerja di sebuah klub sepakbola. Mereka akan kehilangan pekerjaan ketika liga 2 dihentikan.
"Di sisi lain, sepakbola adalah pekerjaan utama kami, yang kami gunakan untuk menghidupi keluarga kami," kata penyerang Persela Lamongan Zulham Zamrun yang menjadi pencetak gol terbanyak di Liga 2 ini. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


