Advertisement
Olahraga

Atlet Silat PSHT Bondowoso Sabet Emas Kapolri Cup

Salah satu atlet silat telah mengharumkan nama Bondowoso, setelah berhasil mempersembahkan medali emas dalam Kejurnas Pencak Silat Kapolri Cup I. ...

TIMES Indonesia,
Atlet Silat PSHT Bondowoso Sabet Emas Kapolri Cup
Ihwan Habibullah dan Ariella usai memenangi kejuaraan silat Kapolri Cup I di Jakarta (FOTO: Ihwan for TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO Salah satu atlet silat telah mengharumkan nama Bondowoso, setelah berhasil mempersembahkan medali emas dalam Kejurnas Pencak Silat Kapolri Cup I.

Atlet silat tersebut adalah Ihwan Habibullah (19) dari kesatuan silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Kabupaten Bondowoso.

Advertisement

Bukan perkara mudah menjadi juara dalam kompetisi tersebut. Sebab Kapolri Cup yang berlangsung 3-5 Maret 2023 itu diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia.

Kapolri-Cup-I-di-Jakarta-2.jpg

Pada TIMES Indonesia, pria kelahiran Bondowoso 07 Juli 2003 itu mengatakan sebenarnya Kapolri Cup merupakan kejuaraan open.

"Ini bukan dari tahapan seleksi, ini keinginan dari saya pribadi dan mbak Ariella (sesama atlet, reda) untuk mengikuti event bergengsi tersebut," kata dia, Selasa (7/3/2023).

Kebetulan dia dan Ariella membawa nama besar PSHT Bondowoso, sekaligus nama Bumi Ki Ronggo di pundaknya.

Advertisement

Dalam kegiatan yang selenggarakan di Gor Popki Jakarta Timur itu dibagi dalam beberapa kategori. Salah satunya kelompok dewasa.

Ihwan sendiri masuk kategori kelompok umum atau dewasa. "Karena kebetulan saya sudah lulus sekolah," imbuh putra pengusaha asal Maesan ini.

Perjalanan menuju podium juara melalui perjuangan yang tidak mudah. Mengingat diperlukan fisik yang prima, mental dan taktik yang baik.

Apalagi pesertanya tidaklah sedikit. Menurutnya, ada sekitar 3.000 peserta lebih dari berbagai kategori. Karena diikuti sejumlah perguruan silat dari berbagai daerah. "Dari instansi kepolisian dan TNI sekitar 500 orang," jelas dia.

Salah satu pengalaman yang tidak bisa dilupakan Ihwan saat bersua dengan lawan yang satu perguruan di PSHT. Yaitu PSHT DKI Jakarta.

"Jadi lawan sama PSHT dan Alhamdulillah pada waktu itu saya memenangkan pertandingan," jelas dia.

Kemudian di pertandingan di semifinal, Ihwan melawan atlet dari PPS Betako Merpati Putih. Dia keluar sebagai pemenang.

Sementara di final dia pesilat bersua dengan pesilat asal Tajimalela. Tajimalela merupakan tempat juara Sea Games, Hanifan belajar silat.

Namun sayangnya, lawan yang harus dihadapi Ihwan mengalami cedera di semifinal saat bertemu atlet asal Garuda TNI AD dari Jakarta. 

"Yang dari Tajimalela ini mengundurkan diri karena tidak mampu bertanding lagi. Sehingga saya dinyatakan sebagai pemenang," jelas dia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia