Perkuat Lini Belakang, Persela Masih Buru Pemain
Persela Lamongan menjadi salah satu kontestan Liga 2 yang sangat serius dalam mempersiapkan diri untuk menyambut musim baru, yang rencananya bergulir ...

LAMONGAN – Persela Lamongan menjadi salah satu kontestan Liga 2 yang sangat serius dalam mempersiapkan diri untuk menyambut musim baru, yang rencananya bergulir awal September mendatang.
Bukti keseriusan Persela bisa dilihat dari pergerakan dalam membangun skuatnya. Mulai dari mendatangkan pelatih berpengalaman sekelas Djadjang Nurdjaman, merekrut Sendi Oktavian, asisten pelatih Indra Sjafri ketika sukses mengantarkan Timnas Indonesia meraih medali emas di ajang SEA Games lalu.
Kemudian memulangkan Erick Ibrahim dari Dewa United untuk mengisi posisi pelatih kiper, serta Budi Kurnia sebagai pelatih fisik.
Untuk deretan pemain, Persela juga merekrut banyak pemain baru. Termasuk nama-nama yang sudah kenyang pengalaman, seperti M. Agung Pribadi, Wildansyah, dan Ade Jantra.
Kemudian juga ada Rahel Radiansyah, hingga pemain naturalisasi yang telah malang melintang di persepakbolaan Tanah Air seperti Herman Dzumafo, Silvio Escobar dan Lee Yu-jun.
Para pemain berpengalaman tersebut kemudian dipadukan dengan rekrutan pemain yang lebih segar, macam Aldy Al-achya, Dwi Rafi Angga, Zahran Fayyadh, Wandi, Rifaud Drajad, serta mendatangkan gelandang berpaspor Chile, Matt Lagos.
Selain itu, Persela juga mempertahankan sejumlah pemain lamanya, seperti sang kapten Zulham Zamrun, Akbar, Takwir, Rizqki Putra Utomo, Wahyudi dan Syarful Mudawam.
Meski demikian, tim berjuluk Laskar Joko Yingkir itu ternyata masih belum puas dengan skuat yang telah dimiliki saat ini. Perburuan pemain pun masih dilakukan.
Pelatih Persela, Djadjang Nurdjaman, mengungkapkan bahwa saat ini masih membutuhkan tambahan pemain di dua posisi, yakni kiper dan bek tengah.
"Kalau untuk kiper kita belum (cukup). Karena kita baru 2 yang sudah dikontrak, dan 1 berstatus trial. Kalau kiper kan harusnya ada 4," kata Djanur, Rabu (9/8/2023).
Selain kiper, Djanur juga mengaku sedang mencari satu pemain untuk mengisi posisi bek tengah. Baik itu asing, lokal maupun naturalisasi.
Jika memang mendapatkan pemain lokal atau naturalisasi yang berkualitas, maka ada kemungkinan satu slot pemain asing Asia untuk Liga 2 yang masih tersisa, tidak akan dimaksimalkan oleh Persela.
"Yang kami tunggu center back 1 aja. Apakah itu lokal atau asing, kami masih pikirkan. Kalau dapat lokal, berarti kami nggak nambah asing," ucap Djanur. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


