Advertisement
Olahraga

Gustavo Almeida, Mesin Gol Tumpuan Arema FC yang Belum Bisa Bawa Kemenangan

Gustavo Almeida, striker utama dari tim Arema FC kini tengah berada di puncak performa. Ia menjadi mesin gol satu-satunya tumpuan poin Arema FC di BRI Liga 1 musim 2023/2 ...

TIMES Indonesia,
Gustavo Almeida, Mesin Gol Tumpuan Arema FC yang Belum Bisa Bawa Kemenangan
Selebrasi Gustavo Almeida saat berhasil menjebol gawang Persija Jakarta. (Foto: Dok. Arema FC/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Gustavo Almeida, striker utama dari tim Arema FC kini tengah berada di puncak performa. Ia menjadi mesin gol satu-satunya tumpuan poin Arema FC di BRI Liga 1 musim 2023/2024.

Dalam 9 laga yang dilakoni oleh tim Singo Edan, Gustavo Almeida telah mencetak 9 gol dan menjadi satu-satunya mesin gol Arema FC selama BRI Liga 1 berlangsung.

Advertisement

Bahkan anehnya, Gustavo Almeida sekarang menjadi top skor BRI Liga 1 tanpa kemenangan sekalipun yang dicatatkan oleh tim Singo Edan.

Gustavo selama ini menjadi tumpuan Arema FC. Terbukti, Dilaga tandang melawan Persija Jakarta, Minggu (20/8/2023) kemarin, ia mencetak brace yang menyelamatkan tim Singo Edan dari kekalahan beruntun dan berhasil membawa pulang satu poin.

Moncernya Gustavo Almeida untuk pertama kalinya merumput di liga Indonesia, ternyata tak membuat tim Arema FC melenggang baik dalam kompetisi.

Kini, Arema FC harus terpuruk sebagai juru kunci di BRI Liga 1 dengan hanya mengemas 3 poin dalam tiga laga yang berhasil seri. 

Sisanya, yakni enam laga Arema FC harus menelan kekalahan secara beruntun dan tak mampu membawa kemenangan sekali pun.

Advertisement

Pelatih Arema FC, Kuncoro menganggap moncernya Gustavo Almeida memang tak berdampak kepada tim.

Sebab, diakuinya Gustavo selama ini belum mendapatkan tandem yang cocok di lini depan. Sehingga, Gustavo tak mampu mengangkat tim secara sendiri dan Arema FC harus tetap terpuruk di papan bawah.

"Masalah Gustavo, ini pemain yang selama ini belum ketemu tandemnya," ujar Kuncoro, Senin (21/8/2023).

Disisi lain, menurut Kuncoro ada permasalahan yang lebih serius kini dihadapi oleh punggawanya.

Ia menyebut, mental timnya saat ini sedang dalam kondisi hancur-hancurnya. Ini disinyalir menjadi penyebab Arema FC susah meraih tiga poin dalam satu laga.

"Mental kita sudah hancur. Tim tidak pernah menang, saya juga pernah jadi pemain. Segala strategi, taktik sudah dilakukan agar tidak kemasukan gol," ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia ingin anak asuhnya bisa melupakan pertandingan-pertandiangan sebelumnya dan menatap kedepan untuk bisa meraih kemenangan.

"Makannya kita tekankan pada pemain, lupakan pertandingan sebelumnya dan kita awali dengan pertandingan kedepan," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia