Olahraga

Respon Pentolan Suporter Bola Atas Kericuhan di Gresik: Semoga Ini Terakhir

Senin, 20 November 2023 - 20:57 | 24.84k
Ketua Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PN-SSI) Jawa Timur, Mimit Tirmidzi saat berdialog bersama Kapolres Gresik (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)
Ketua Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PN-SSI) Jawa Timur, Mimit Tirmidzi saat berdialog bersama Kapolres Gresik (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, GRESIK – Pentolan suporter dari berbagai daerah yang tergabung dalam Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PN-SSI) merespon kericuhan antara Ultrasmania dengan aparat di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pentolan suporter bola ini hadir langsung di Kota Pudak diantaranya suporter Bonek yang diwakili Cak Cong, Husen, Alex, kemudian ada Dayat dari LA Mania, Yoyok dari Deltamania.

Kemudian, Aremania diwakili Mimit, dari Kacong Mania, Tarom Ultras Gresik, Gunawan dari Sakeramania, Gion dari Saddamania. Mereka berharap kejadian serupa tak terjadi lagi.

Ketua PNSSI Jatim, Mimit Tirmidzi mengatakan kejadian kericuhan seusai laga Gresik United dengan Deltras FC seharusnya tak terjadi. Dia pun sangat menyayangkan kejadian tersebut.

"Kedua kami juga menyayangkan kejadian kemarin justru disini kita akan saling introspeksi kedepan sama-sama menjaga kebaikan suporter dan pihak keamanan juga," katanya, Senin (20/11/2023).

Mimit menambahkan, evaluasi adalah hal wajib. Dia juga sudah bertemu dengan Ultrasmania untuk sama-sama belajar dan evaluasi.

"Kita sama belajar kemarin, kemarin harus jadi terakhir di Jawa Timur khususnya di Gresik," ucap Mimit.

Perwakilan Ultrasmania Muharrom menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kejadian kericuhan kemarin sore. 

"Kami memohon maaf sebesar-besarnya semoga yang sakit segera sembuh, dan semoga kejadian kemarin kejadian terakhir di Gresik kedepan semoga tidak ada lagi," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan kejadian ini menjadi intropeksi bersama. Baik pihak suporter maupun aparat keamanan.

"Ini menjadi instropeksi semua, bagi kami tenaga pengamanan, bagi rekan-rekan suporter. Pertandingan olahraga harus sportif, siap menang dan siap kalah," ujar dia.

Kapolres menambahkan, pihak kepolisian hadir di Stadion Gelora Joko Samudro untuk mengamankan pertandingan. 

"Kita sebisa mungkin berkolaborasi memberi rasa aman, pemain supporter dan seluruh yang hadir di stadion," tegasnya usai silaturahmi dengan suporter bola nasional atas kericuhan di Gresik. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES