Olahraga

Persela Takluk dari Bekasi dan Gagal ke Semifinal Liga 2, Djanur Pasrahkan Nasibnya

Sabtu, 03 Februari 2024 - 20:53 | 23.74k
Pelatih Persela, Djadjang Nurdjaman, memberikan instruksi kepada anak asuhnya. (FOTO: MFA Rohmatillah/ TIMES Indonesia)
Pelatih Persela, Djadjang Nurdjaman, memberikan instruksi kepada anak asuhnya. (FOTO: MFA Rohmatillah/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGANPersela Lamongan harus menerima kenyataan pahit bahwa mereka dipastikan kehilangan tiket menuju babak semifinal Liga 2.

Kepastian itu didapat setelah Persela menyelesaikan Babak 12 Bedar Liga 2 dengan hanya menempati peringkat ke-3 Grup Y, usai kalah dari FC Bekasi City di laga pamungkas Babak 12 Besar, Sabtu (3/2/2024).

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Singaperbangsa Karawang tersebut, sejatinya Persela memulai laga dengan cukup baik. Bahkan sempat unggul lebih dulu melalui gol yang diciptakan Zumafo pada menit ke-7.

Namun selanjutnya, Bekasi City perlahan mulai menemukan permainan terbaiknya. Hasilnya, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan dan berbalik unggul 2-1 melalui gol brace yang dicatatkan Ezechiel Ndouasel, masing-masing pada menit 19 dan 27.

Memasuki babak kedua, Persela mendapatkan angin segar setelah pemain Bekasi City, Adittia Gigis, diusir dari lapangan pertandingan akibat menerima kartu kuning kedua pada menit 51.

Tapi keunggulan jumlah pemain tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Persela. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu justru kembali kebobolan pada menit 54, melalui gol Soni Setiawan. Skor 3-1 pun bertahan hingga laga usai.

"Hasilnya tidak sesuai harapan. Target kami meraih 3 poin di sini, yang merupakan kesempatan terakhir, tapi malah sebaliknya kami kalah 3-1," kata Pelatih Persela, Djadjang Nurdjaman, usai pertandingan.

Menurut Djanur, keberhasilan Bekasi City membalikkan skor, membuat pemain Persela berada dalam tekanan dan kehilangan ritme permainan. 

"Walaupun di babak kedua kita unggul jumlah pemain, karena ada kartu merah di Bekasi, tapi kita tidak bisa maksimalkan," tuturnya.

Dengan gagal melangkah ke semifinal, maka secara otomatis Persela harus memunda mimpinya untuk kembali berkiprah di kasta tertinggi kompetisi sepakbola Tanah Air 

"Target utama kita untuk masuk Liga 1 tidak tercapai. Untuk itu dalam kesempatan ini, saya mohon maaf kepada fans Persela karena tidak bisa memenuhi ekspektasi dari mereka. Jangan putus semangat, terus berikan dukungan kepada tim Persela, kita berjuang lagi," ucap Djanur.

Setelah langkah Persela gagal melangkah ke semifinal Liga 2, Djanur pun menyerahkan nasibnya kepada manajemen. "Tentang saya, saya serahkan kepada manajemen. Bagaimana keputusan manajemen, apakah saya akan tetap dipercaya atau tidak," kata Djanur. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES