Olahraga

Sebelum Diterapkan di Liga 1, SDM di Balik VAR Akan Dikuatkan

Selasa, 06 Februari 2024 - 22:34 | 15.65k
Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Penggunaan teknologi video assistant referee (VAR) di kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia,  Liga 1 menjadi perbincangan hangat para pecinta sepakbola tanah air selama beberapa waktu belakangan. 

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan selain menyiapkan teknologi yang akan digunakan, kesiapan sumber daya manusia yang akan bertugas dibalik teknologi tersebut termasuk para wasit juga terus diperkuat. 

Pria yang juga Menteri BUMN tersebut menambahkan untuk wasit telah disiapkan, tinggal menanti beberapa wasit yang akan mendapat pelatihan tambahan.

"Kesepakatan dengan Liga, VAR dijalankan bulan Februari atau Maret. Menempelkan VAR bisa, tapi SDM di belakangnya kita perlu latihan terus dan mencari tambahan," tegasnya, Selasa (6/2/2024) di Kota Kediri. 

Menurut Erick Thohir, persaingan dalam kompetisi sepakbola Indonesia semakin menarik baik Liga 1 dan Liga 2. 

Terkait kesiapan stadion-stadion yang ada di Indonesia untuk penerapan VAR, Erick Thohir menegaskan tidak ada masalah terkait hal tersebut karena ada dua jenis VAR yakni mobile dan menempel di stadion. "Bisa (stadion). Akan diterapkan selamanya, agar tidak ada permainan curang di sepakbola," tambahnya. 

Penerapan VAR sendiri dinilai merupakan hal yang baik oleh para kontestan Liga 1. Pelatih Bali United Stefano Cugurra menuturkan dengan adanya VAR bisa mengurangi waktu terbuang  dalam pertandingan, ketika terjadi polemik keputusan. 

Namun sebelum benar-benar diterapkan, pelatih yang akrab disapa Teco itu menyarankan para wasit sudah mendapatkan pelatihan terkait VAR. 

"Mudah-mudahan lebih baik setelah ada VAR. Wasit harus benar-benar dilatih dulu, agar saat jalan (penerapan VAR) pertandingan tidak terhenti lama," tuturnya usai laga Persik vs Bali United, Senin (05/02/2024). 

Hal senada juga diungkapkan Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide. Pelatih asal Brazil itu menuturkan dalam sebuah pertandingan dengan tensi tinggi, para wasit tidak jarang berada dalam tekanan dan melakukan kesalahan. 

Karena itu keberadaan VAR akan sangat membantu. "VAR bisa menjadi solusi yang bagus dan penting. Penggunaan sudah dilakukan di seluruh dunia dan bagus untuk diterapkan disini," jelasnya. 

Penggunaan VAR pertama kali di Indonesia sendiri terjadi saat laga Grup B Piala Dunia U17 2023 antara Mali vs Uzbekistan. (*)

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES