Olahraga

Gelar Festival Senengminton, Cara Jitu Lahirkan Pebulutangkis dari Kudus

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:15 | 21.68k
Festival yang baru kali pertama diselenggarakan di GOR Djarum Jati Kudus, mendapat antusias luar biasa dari ratusan pelajar SD di Kudus. (Foto: Istimewa)
Festival yang baru kali pertama diselenggarakan di GOR Djarum Jati Kudus, mendapat antusias luar biasa dari ratusan pelajar SD di Kudus. (Foto: Istimewa)

TIMESINDONESIA, KUDUS – Mengenalkan bulutangkis di kalangan pelajar Sekolah Dasar tentu saja menghadapi tantangan yang sangat berat. Dengan kondisi itu, memantik semangat sejumlah pihak di Kudus Jawa Tengah menggelar pelatihan yang dikemas melalui “Festival Senengminton 2024”.

Meski dalam kegiatan pelatihan dibuat sesederhana mungkin dan tidak membosankan, festival yang baru kali pertama diselenggarakan di GOR Djarum Jati Kudus mendapat antusias luar biasa dari ratusan pelajar SD, Minggu (25/2/2024).

Penyelenggaraan festival yang berangkat dari kecintaan terhadap bulutangkis dan diinisiasi Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kudus bersinergi dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation itu diikuti 360 siswa kelas 1 dan kelas 3 dari 20 SD di Kudus.

"Tantangan mengenalkan bulutangkis di kalangan siswa SD ini tinggi sekali. Sebab, mereka belum terlalu serius menekuni olahraga. Kami mengemas pengenalan bulu tangkis dengan pelatihan sesederhana sehingga tidak membosankan,” ujar Ketua Umum Pengkab PBSI Kudus Yuni Kartika.

Meski hanya berlangsung sehari dalam festival itu, Yuni berharap kesenangan bermain bulutangkis bisa bertahan lama kepada para siswa SD.

Menurut Yuni, inisiasi mengenalkan rasa cinta terhadap bulu tangkis ini awalnya dimulai sejak Juni tahun lalu. Saat itu, Pengkab PBSI Kudus menggelar sesi coaching clinic kepada para guru SD.

“Tujuan kegiatan itu agar sekolah-sekolah membuka ekstrakurikuler bulu tangkis bagi para siswanya. Ternyata antuasiasnya tinggi sekali. Sehingga kami menggelar SenengMinton 2024 ini,” imbuh Yuni.

Yuni menjelaskan Kabupaten Kudus merupakan salah satu kota yang melahirkan banyak pahlawan bulutangkis nasional dan tingkat dunia. Seperti Liem Swie King, Eddy Hartono, Hastomo dan Hariyanto Arbi.

“Kami berharap kegiatan seperti ini, siswa SD tidak hanya mengenal bulutangkis tapi juga kelak akan lahir juara bulutangkis baru dari kota ini,” terang Yuni yang juga Humas PB PBSI.

Sementara itu, para peserta Festival Senengminton 2024 mengikuti enam jenis lomba.  Yakni Service to Target, Throwing the Shuttlecock, Juggling Shuttlecock, Drive Target, Netting Target Between Ropes dan Shuttle Run Zig Zag.

Dalam tahapan uji ketangkasan itu, setiap SD diwakili oleh satu regu berisikan tiga personil laki-laki dan perempuan. Tujuannya agar bisa menumbuhkan kekompakan di kalangan peserta. Tampil sebagai juara dalam festival itu, yakni MI NU Imaduddin sebagai juara 1, SD Nawa Kartika juara 2 dan SD Masehi Kudus sebagai juara 3.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Darmawan menyambut baik Festival SenengMinton 2024. Alasannya, hal itu merupakan strategi Pengkab PBSI Kudus mengenalkan dan memassalkan bulutangkis di Kota Kudus.

“Festival SenengMinton merupakan strategi memasyarakatkan bulutangkis ke usia dini secara terstruktur dengan melibatkan para guru sekolah, sistematis melalui berbagai games yang mendorong kecintaan terhadap bulutangkis,” katanya.

Budi menegaskan bahwa hal tersebut menjadi sangat penting untuk menjaga mata rantai bulu tangkis. Selain itu, bertujuan melahirkan talenta-talenta yang bisa menjadi pahlawan bulu tangkis bagi Indonesia di masa depan.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES