Olahraga

Komentar Widodo C Putro Usai Arema FC Dipecundangi Persebaya

Kamis, 28 Maret 2024 - 13:50 | 17.50k
Lokolingoy saat berebut bola dengan pemain Persebaya. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Lokolingoy saat berebut bola dengan pemain Persebaya. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYAArema FC kembali dipecundangi Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Liga 1 musim 2023/2024 di Stadion I Wayan Dipta Bali, Rabu (27/3/2024) kemarin malam.

Dalam laga Derby Jatim kemarin malam, tim berjuluk Singo Edan harus tumbang ditangan Bajul Ijo dengan skor 0-1. Dengan begitu, mau tidak mau Arema FC harus pasrah bertahan di zona degradasi.

Pelatih Arema FC, Widodo C Putro mengaku menyesal dengan kekalahan yang diterima oleh anak asuhnya.

Meski begitu, ia tetap memberikan semangat kepada anak asuhnya untuk tidak putus asa, karena masih tersisa 4 pertandingan lagi yang harus dihadapi.

"Kalau dilihat dari permainan, kita juga tidak kalah, tapi memang hasil akhir skor kita kalah. Jadi pemain harus tetap semangat, kami mohon maaf belum bisa memberikan kemenangan," ujar Widodo, Kamis (28/3/2024).

Ia menyebut, anak asuhnya di laga kemarin malam kurang lepas dalam bermain. Ia melihat ada beban di pundak pemain, karena didorong untuk bisa mendapatkan tiga poin.

"Ini gak boleh terjadi lagi di pertandingan berikutnya. Kalau kita ingin menang, kita harus fight dari awal, kita harus keluar dan berani," ungkapnya.

Disisi lain, soal tendangan penalti yang gagal dikonversi menjadi gol oleh Dedik Setiawan, membuat Widodo kebingungan.

Pasalnya, ia sudah mempersiapkan beberapa eksekutor penendang penalti.

"Kita sudah persiapkan (eksekutor). Pertama Lokolingoy, kedua Dedik dan ketiga Julian (Guevara). Ya mungkin Lokolingoy tidak siap, akhirnya Dedik. Tapi selama ini kalau latihan selalu masuk," jelasnya.

Sementara, ditanya soal ketidakhadiran suporter di laga Derby Jatim tersebut, Widodo menyebut bahwa hal tersebut cukup berpengaruh pada motivasi para pemain.

"Saya mantan pemain, jadi tahu dimana kita lelah atau letih dengan teriakan suporter akan membangkitkan (semangat). Tapi ya karena regulasi, percuma kita panjang lebar kalau tetap saja (terbentur regulasi)," tandasnya.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES