Olahraga

Santos FC, Klub Legenda Penghasil Pemain Top di Brasil

Rabu, 10 April 2024 - 23:30 | 31.61k
Legenda Brasil, Pele yang pernah bermain untuk Santos FC. (Foto: REUTERS/Action Images)
Legenda Brasil, Pele yang pernah bermain untuk Santos FC. (Foto: REUTERS/Action Images)

TIMESINDONESIA, MALANG – Tepat pada 14 April 1912, klub sepak bola asal Brasil bernama Santos Football Club (FC) lahir. Klub legenda itu mampu menelurkan pemain yang saat ini dikenang oleh dunia.

Siapa yang tak tahu Santos FC. Klub ini melahirkan pemain-pemain top yang menjadi andalan Timnas Brasil. Diantaranya, Pele, Robinho hingga Neymar.

Uniknya, klub Santos FC terbentuk beberapa jam sebelum kapal RMS Titanic tenggelam di Samudera Atlantik. Sehingga, ada sebuah ungkapan yang menyebut 'Satu Raksasa tenggelam ke laut dan pada hari yang sama Satu Raksasa lahir'.

Diketahui, klub Santos FC terbentuk atas rasa ketidakpuasan para siswa Instituto Presbiteriano Mackenzie, yang kecewa atas pembubaran klub Atlético Internacional dan pindahnya klub Americano ke kota Sao Paulo pada tahun 1910 lalu.

Sejumlah pelajar dan pegiat olahraga macam Raymundo Marques Francisco, Mário Ferraz de Campos dan Argemiro de Souza Junior pun melakukan pertemuan di Jalan Rosario No 18 untuk membuat sebuah tim sepak bola baru.

Selama 14 jam melakukan perundingan, beberapa nama unik sempat tercetus untuk tim sepak bola baru ini mulai dari Futfrica Futebol Clube, Associacao Esportiva Brasil, dan Concordia Futebol Clube. Akan tetapi, akhirnya nama Santos FC dipilih dan bertahan hingga saat ini.

Masa keemasan pertama Santos terjadi pada musim 1955 hingga 1974. Sebelum periode itu, Santos FC memang kurang bertaji bahkan gelar terakhir yang mereka dapatkan terjadi pada musim 1935.

Selama kurang lebih 15 tahun tanpa gelar, muncul nama-nama yang sukses membawa Santos FC meraih kejayaan bahkan beberapa pemain berhasil menjadi legenda di sepak bola dunia, yakni Gilmar, Mauro, Mengalvio, Coutinho, Pepe, dan Pele.

Dengan skuat tersebut, Santos FC berhasil meraih banyak trofi juara termasuk mencetak lebih dari 3000 gol, dengan rata-rata lebih dari 2,5 gol per pertandingan.

Berakhirnya masa keemasan Pele, berakhir pula kejayaan Peixe di Seria A Brasil bahkan, mereka harus menunggu selama 9 tahun untuk kembali meraih gelar Campeonato Paulista selepas peninggalan sang legenda.

Namun bukan Santos FC namanya jika tak berhasil melahirkan bakat sepak bola baru. Pada tahun 2009, seorang remaja berhasil mencuri perhatian dan digadang menjadi penerus Pele.

Neymar da Silva Santos Junior atau Neymar Jr, bergabung ke tim senior Santos saat umurnya masih menginjak belasan tahun, tepat seperti yang dilakukan Pele sedekade lalu.

Ajaibnya, Neymar pun mampu membuka keran juara Santos FC dengan mempersembahkan tiga gelar Campeonato Paulista, satu gelar Copa do Brasil, Copa Libertadores dan Recopa Sudamericana. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES