Olahraga

Timnas Indonesia Optimistis Redam Korea Selatan

Kamis, 25 April 2024 - 12:53 | 19.85k
Selebrasi pemain Timnas Indonesia merayakan keberhasilan mencetak gol ke gawang Yordania di laga pamungkas Grup A Piala Asia U-23. (foto: PSSI)
Selebrasi pemain Timnas Indonesia merayakan keberhasilan mencetak gol ke gawang Yordania di laga pamungkas Grup A Piala Asia U-23. (foto: PSSI)

TIMESINDONESIA, JAKARTATimnas Indonesia optimistis bisa meredam kekuatan Korea Selatan (Korsel) dalam perempat final Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Jumat (26/4/2024).

Pertandingan ini memiliki nilai besar bagi kedua tim dalam upaya mereka untuk meraih tempat di babak semifinal sekaligus tiket menuju Olimpiade Paris 2024.

Indonesia, yang berada di posisi runner-up grup A dengan mengumpulkan enam poin dari dua kemenangan atas Australia (1-0) dan Yordania (4-1), akan menghadapi Korea Selatan yang menjadi juara grup B dengan perolehan poin sempurna, yaitu 9 poin.

Pelatih kepala tim, Shin Tae-yong, memberikan penilaian terhadap perjalanan timnya di babak grup, mengungkapkan penyesalannya terhadap hasil pertandingan pertama melawan Qatar dan kebanggaannya atas kemenangan atas Australia serta Yordania.

“Mengenai babak grup, pertama-tama saya masih menyesalkan laga pertama kami melawan Qatar. Saya akan terus mengatakan jika wasit memimpin laga dengan baik, kemungkinan kami akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Tapi apa yang terjadi, terjadilah. Tetapi saya menyesalkan kejadian itu," ucapnya saat konfrensi pers jelang laga melawan Korsel, Kamis (26/4/2024).

"Kemudian laga kedua melawan Australia, itu mungkin laga dengan lawan terbesar dan tersulit selama fase grup dalam kompetisi ini. Tapi kami mental dan keinginan yang kuat, serta pemain melakukan yang terbaik. Faktor itulah yang membuat kami bisa meraih hasil positif,” lanjut pelatih asal Korea Selatan ini.

Shin Tae-yong berharap timnya dapat menghindari pertemuan dengan Korea Selatan, meskipun menyadari bahwa Jepang juga merupakan lawan yang sulit. Namun, dia menyatakan kepercayaannya bahwa timnya akan mampu mengatasi tantangan yang ada.

“Namun tetap saya punya pengalaman melawan mereka saat menjadi pemain ataupun pelatih, Jepang mungkin akan mendominasi, kami bisa mengatasinya. Sebenarnya saya ingin bertemu Korea Selatan itu di final. Itu pemikiran saya sebelum lawan kami ditentukan. Saya tidak begitu senang. Ini takdir. Kami akan melakukan yang terbaik untuk besok,” ucapnya.

Rizky Ridho, salah satu pemain tim, juga mengekspresikan pengalamannya selama babak grup, mengakui kekecewaannya atas hasil pertandingan melawan Qatar dan menegaskan tekad timnya untuk memenangkan pertandingan demi memastikan kelolosan ke babak berikutnya.

“Pertama lawan Qatar kita sedikit kecewa, bahkan sampai saat ini. Karena kita tahu sendiri, harusnya kita menang melawan mereka, tapi hasil berkata lain dan ya kita bisa lihat sendiri wasit seperti itu dan kemudian kita move on melawan Australia, Alhamdulillah kita bermain dengan baik dan mendapatkan tiga poin, tentunya itu akan memberikan semangat tersendiri buat kita fokus untuk melaju ke babak selanjutnya,” bebernya.

Dia menyatakan kesiapannya dan seluruh tim untuk memberikan yang terbaik dalam pertandingan berikutnya, dengan harapan untuk meraih kemenangan dan mencapai tujuan utama mereka, yaitu lolos ke Olimpiade Paris 2024.

“Waktu lawan Yordania, saya dan teman-teman bertekad tidak ingin bermain imbang, kita harus menang, karena ini sangat berbahaya kalau kita hanya imbang, bisa-bisa malah kita kalah. Dan untuk pertandingan besok, semua pemain sudah siap untuk menampilkan yang terbaik, kita akan ikuti instruksi dari pelatih untuk pertandingan besok dan semoga kita bisa menang, dan lanjut sampai ke target kita yaitu lolos ke Olimpiade Paris 2024,” tegas Ridho. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES