Olahraga

Kalah dari Uzbekistan, Haedar Nashir: Timnas Indonesia Telah Memenangkan Hati Rakyat

Selasa, 30 April 2024 - 09:21 | 12.51k
Timnas Indonesia U-23. (FOTO: PSSI)
Timnas Indonesia U-23. (FOTO: PSSI)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Para tokoh Tanah Air terus memberikan semangat kepada Timnas Indonesia U-23 yang kalah 0-2 atas Uzbekistan pada Senin (29/4/2029) di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar. Salah satunya yakni Ketua Umum (ketum) PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

"Menonton Garuda Muda bertanding dalam perjalanan kereta Jogja-Bandung tetap bersemangat. Rizky dan kawan-kawan memang kalah dan tidak berlanjut ke fase berikut. Tapi anak-anak bangsa ini kalah terhormat setelah gigih berjuang," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (30/4/2024).

Haedar menyampaikan, Garuda Muda harus tetap berjuang menjadi kesebelasan yang tangguh ke depan. "Pasti kecewa, tapi saya percaya mereka segera move-on dengan tegar layaknya para pejuang Indonesia," jelasnya.

Guru besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini menegaskan, Timnas Indonesia U-23 memang kalah dalam pertandingan. Tapi telah memenangkan hati seluruh rakyat Indonesia.

"Membangkitkan jiwa bersama di tubuh masyarakat luas. Setiap komunitas tumpahruah Nobar di setiap lokasi di seluruh sudut tanah air," katanya.

Haedar pun menyampaikan kebanggaannya atas perjuangan para Guruda Muda ini. Menurutnya, mereka sudah membawa masyarakat Indonesia atas jalan kesadaran bersama.

"Mereka justru berhasil membangun kesadaran nasional. Ayo tetap semangat dan terus berjuang Rizky dan kawan-kawan. Kalian justru pahlawan bangsa tanpa mahkota juara! Kita justru perlu belajar dari anak-anak U-23. Bagaimana berjuang kolektif dengan berkorban sepenuh jiwa raga demi Indonesia," katanya.

Timnas Indonesia U-23 ini, lanjut dia, memiliki jiwa kesatria, tidak egois mementingkan legasi diri. Mereka bekerja keras meraih prestasi, tidak menyandarkan diri pada segala privilege.

"Anak-anak muda ini pejuang sejati. Jauh dari sifat benalu yang gemar memanfaatkan segala hal untuk mengambil dari Indonesia," ujarnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES