Olahraga

Indonesia vs Irak, Habis-Habisan demi Tiket Olimpiade Paris

Kamis, 02 Mei 2024 - 11:08 | 23.82k
Pemain Timnas Indonesia akan melakoni laga perebutan peringkat tiga Piala Asia U-23 sekaligus penentuan tiket ke Olimpiade Paris dengan melawan Irak, Kamis (2/5/2024). (foto: PSSI)
Pemain Timnas Indonesia akan melakoni laga perebutan peringkat tiga Piala Asia U-23 sekaligus penentuan tiket ke Olimpiade Paris dengan melawan Irak, Kamis (2/5/2024). (foto: PSSI)

TIMESINDONESIA, JAKARTATimnas Indonesia dan Irak akan bertarung demi merebutkan tiket terakhir otomatis ke Olimpiade Paris dari Piala Asia U-23 Qatar 2024, Kamis (2/5/2024) malam pukul 22.00 WIB. 

Irak berusaha untuk tampil yang keenam kalinya dan yang pertama sejak tahun 2016, sementara keterlibatan tunggal Indonesia di olimpiade hingga saat ini terjadi pada tahun 1956 sebelum turnamen sepak bola putra Olimpiade dikhususkan untuk pemain U-23.

Tim yang kalah masih memiliki satu kesempatan terakhir untuk melakukannya, melalui play-off melawan Guinea pada 9 Mei di Paris.

Namun, itu bukanlah hal yang ada dalam pikiran kedua belah pihak saat ini karena mereka berusaha bangkit dari tersandung di babak semifinal untuk bersiap menghadapi kesempatan kedua di Stadion Abdullah Bin Khalifa.

Bagi bek Timnas Indonesia, Rio Fahmy berharap laga nanti semuan pemain bisa melepaskan beban menyusul kekalahan 0-2 saat semifinal melawan Uzbekistan tiga hari yang lalu

"Jika kami memiliki tiket untuk Olimpiade, tentu saja kami bisa membuat rakyat Indonesia bangga. Ini akan menjadi sejarah bagi Indonesia dan kami bisa memberikan segalanya besok untuk rakyat Indonesia, sehingga kami bisa menang untuk mereka," ucap bek Persija Jakarta ini saat konfrensi pers.

"Saya ingin mencapainya (ke Olimpiade) untuk perkembangan Indonesia. Kami mencoba yang terbaik setiap hari sehingga kami bisa melakukannya, sehingga kami bisa pergi ke Olimpiade," lanjut pemain berusian 22 tahun ini.

Sementara itu, pelatih kepala Indonesia, Shin Tae-yong, mencatat bahwa pemulihan fisik telah menjadi aspek inti dalam persiapan, setelah kekalahan dari Uzbekistan pada hari Senin lalu. .

Mantan pelatih Timnas Korea Selatan yang telah membuat sejarah dengan membawa tim debutan ini sampai pada titik ini, juga harus menghadapi absennya bek tengah Rizky Ridho - kapten - dan Justin Hubner, yang merupakan komponen kunci dari pertahanan tim Garuda Muda.

"Jujur, kami mengalami beberapa kesulitan dalam hal tingkat kebugaran (pemain) dan kami telah fokus pada pemulihan," kata pria berusia 53 tahun itu.

"Saya pikir hasil melawan Irak bisa bergantung pada pemulihan cepat dan persiapan mental dari kedua tim. Kami perlu fokus untuk memiliki mental yang kuat dan keinginan untuk menang melawan Irak," ucapnya.

Shin Tae-yong setidaknya dapat menyambut kembali striker Rafael Struick, yang mencetak dua gol melawan Korea Selatan di perempatfinal. Rafael Struick sebelum absen saat kalah melawan Uzbekistan karena akumulasi kartu kuning.

"Dia adalah pemain kunci sebagai striker kami dan dia telah pulih dan juga memiliki tingkat kebugaran yang baik, jadi saya pikir dia akan memberikan kontribusi pada penampilan kami melawan Irak," ucapnya.

Irak Sebut Indonesia Tim Kuat

Di kubu Irak, bek Radhi Shenaishil, juga merasakan beban berat usai kalah 0-2 dari Jepang di semifinal dua hari yang lalu.

"Kami berusaha mengurangi tekanan agar bisa bermain seperti biasa. Yang pasti, kami berada pada puncak performa dan kami tidak ingin mereka menyia-nyiakan kesempatan mereka dan bertujuan agar mereka tampil baik," ucapnya.

Sama dengan Indonesia, Irak juga punya beberapa pemain kunci yang absen. Pelatih Shenaishil akan bermain tanpa duo belakang yang dihukum, bek kanan Mustafa Saadoun dan bek tengah Zaid Tahseen.

"Kami telah mengikuti perkembangan Indonesia, mereka sangat baik, berkembang, dan patut dihormati di lapangan," kata pelatih berusia 57 tahun ini. 

"Indonesia menang melawan Yordania, Australia, dan Korea Selatan, jadi mereka tidak sampai ke sini secara kebetulan atau kebetulan, dan mereka memiliki rencana dan strategi yang matang, yang membuat kami menghormati mereka dan (sebaliknya) membuat kami lebih fokus. Pemain kami siap meskipun kesulitan dalam pertandingan penentu ini," ucapnya. (*)

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES