Olahraga

PLN Mobile Proliga 2024, Kudus Sukun Badak Raih Kemenangan Pertama

Sabtu, 04 Mei 2024 - 16:32 | 18.98k
Pemain Kudus Sukun Badak (merah) berhasil mengalahkan Jakarta Garuda Jaya di lanjutan Proliga 2024 di GOR Jatidiri Semarang. (Foto: Marhaban/TIMES Indonesia)
Pemain Kudus Sukun Badak (merah) berhasil mengalahkan Jakarta Garuda Jaya di lanjutan Proliga 2024 di GOR Jatidiri Semarang. (Foto: Marhaban/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SEMARANG – Tim bola voli putra Kudus Sukun Badak Raih kemenangan pertama di gelaran PLN Mobile Proliga 2024. Kemenangan pertama tim asuhan Ibarsyah Djanu itu didapat setelah menumbangkan Jakarta Garuda Jaya 3-0 (25-13,25-20,) pada pekan kedua di GOR Jatidiri Semarang, Sabtu (4/5)2024).

Set pertama, Leandro Martin da Silva dan kawan-kawan dari Kudus Sukun Badak terus memimpin perolehan angka hingga 12-4. Meski ada perlawanan dari anak-anak muda yang tergabung di Jakarta Garuda Jaya, smash dan blok para pemain Sukun Badak Kudus cukup tangguh dan sulit ditembus. Tim asuhan Ibarsyah Djanu ini menyelesaikan set pertama dengan skor 25-13.

Set kedua diawali dengan servis error dari Leandro Martin, yang menjadikan skor 0-1 untuk Jakarta Garuda Jaya. Seperti angin dengan banyaknya servis error yang dilakukan pemain Kudus Sukun Badak diawal set kedua tersebut, Dawuda dan kawan-kawan dari Jakarta Garuda Jaya sempat memimpin perolehan angka hingga 4-7. Ibarsyah Djanu pun meminta technical time out, hasilnya Kudus Sukun Badak kembali memimpin hingga 12-10. Setelah itu permainan kedua tim semakin berkembang, tapi Leandro Martin lebih berpengalaman. Akhirnya Sukun Badak Kudus mengunci kemenangan di set kedua 25-20.

Set ketiga kedua tim semakin berkembang permainannya, saling serang dan kejar-mengejar poin pun terjadi hingga kedudukan 12-12. Namun kembali lagi masalah match yang dilakoni kedua tim berbeda. Kudus Sukun Badak kembali mengambil alih permainan dengan memimpin di angka 16-13.

Namun begitu anak-anak Jakarta Garuda Jaya tidak mau kalah begitu saja, mereka mencoba memberi perlawanan hingga skor 18-21. Lagi-lagi pengalaman dari pemain-pemain Kudus Sukun Badak yang menyudahi perlawanan Jakarta Garuda Jaya 25-21.

Usai laga, penanggung jawab tim Jakarta Garuda Jaya Loudry Maspaitella mengatakan, bahwa timnya merupakan gabungan dari anak-anak muda, dan tentunya masih banyak kekurangan. “Banyak sekali kekurangannya, termasuk mental para pemain yang masih rendah,” ucapnya.

Loudry pun mengakui dari kualitas anak asuhnya memang jauh tertinggal dari segi pengalaman dibandingkan Kudus Sukun Badak. "Makanya di Proliga ini sekolah mereka," tukasnya.

Sementara pelatih Kudus Sukun Badak Ibarsyah Djanu sebenarnya punya keinginan sesegera mungkin untuk memenangkan pertandingan, "Tapi itu hanya rencana, di lapangan hasilnya tentu berbeda," katanya.

Disinggung target Kudus Sukun Badak selanjutnya, Ibarsyah mengaku ingin lebih maksimal lagi, "Karena tim kami diperkuat pemain asing yang punya pengalaman. Semoga harapan kami bisa terlaksana di pertandingan-pertandingan berikutnya," tukas Ibarsyah Djanu. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES