Olahraga

MU Terlempar dari Zona Eropa, Posisi Erik Ten Hag Semakin Sulit

Selasa, 07 Mei 2024 - 08:07 | 14.04k
Pelatih Manchester United Erik ten Hag. (Foto: Antara/AFP/Henry Powell)
Pelatih Manchester United Erik ten Hag. (Foto: Antara/AFP/Henry Powell)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Posisi Erik ten Hag di Manchester United semakin goyah setelah klub Setan Merah keluar dari zona Eropa. 

Saat ini, Manchester United berada di peringkat delapan klasemen sementara Liga Inggris dengan torehan 54 poin setelah dihancurkan Crystal Palace dengan skor 0-4 pada pekan ke-36 Liga Inggris di Stadion Selhurst Park, London, Selasa (7/5/2024).dini hari WIB.

Dengan hasil tersebut Manchester United hanya bisa mendapat satu kali menang dalam lima laga terakhirnya di Liga Inggris.

Rekor Kekalahan Terburuk

Kekalahan Manchester United atas Palace ini juga merupakan rekor terburuk klub sepanjang era Liga Premier Inggris yaitu 13 kekalahan dalam satu musim. Rekor itu bahkan masih bisa lebih buruk lagi mengingat United masih menyisakan tiga pertandingan lagi di musim ini.

Erik Ten Hag sejatinya masih memiliki satu sisa musim dalam kontrak kerjanya sebagai manajer di Old Trafforf. Namun tidak ada garansi dari salah satu pemilik baru klub Sir Jim Ratcliffe untuk tetap memilih Erik Ten Hag melanjutkan melatih.

Sampai saat ini, pelatih asal Belanda ini beralasan tidak mempunyai pemain yang menjadi incarannya.

Salahkan Perekrutan Pemain 

Mantan pelatih Ajax Amaterdam ini menyebut bahwa hanya Jose Mourinho manajer Manchester United yang bisa mendapatkan daftar pemain sesuai keinginannya untuk membangun tim.

"Selain Mourinho, manajer tidak mendapatkan pemain yang dia inginkan, dan itulah yang Anda butuhkan," kata ten Hag seperti dikutip dari ESPN, Selasa.

Sebelumnya, mantan manajer MU Jose Mourinho berkomentar bahwa manajer Manchester United saat ini mendapatkan dukungan yang bagus oleh klub dalam bursa transfer pemain selama dua setengah tahun masa kepelatihan Erik ten Hag.

Namun Ten Hag membantah hal tersebut dengan menyebut bahwa hanya Mourinho pelatih Man United setelah era Sir Alex Ferguson yang bisa mendapatkan pemain sesuai yang diinginkannya.

"Saya yakin kami akan mencapai tujuan kami, tapi ini kompetisi yang ketat. Ini bukan seperti perlombaan dua kuda balap. Ada tujuh, delapan (tim di Liga Inggris) yang semuanya bersaing menjadi juara, semuanya memiliki skuad yang sangat bagus. Jadi jika mau mendapatkan gelar juara, harus membangun skuad," katanya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES