Olahraga

Laga Pemungkas Berakhir Imbang, Persedikab Rebut Tiket 32 Besar

Rabu, 08 Mei 2024 - 23:29 | 15.54k
Laga PSIK Klaten melawan Persedikab Kediri. (Foto: Dok Persedikab for TIMES Indonesia)
Laga PSIK Klaten melawan Persedikab Kediri. (Foto: Dok Persedikab for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, KEDIRIPersedikab Kediri melangkah babak 32 besar putaran nasional Liga 3. Tiket 32 besar tersebut tidak diraih dengan mudah oleh Persedikab. Pada laga terakhir grup O menghadapi PSIK Klaten, Persedikab hanya mampu bermain imbang 1-1. 

Pada laga yang berlangsung di Stadion Candha Bhirawa, Pare, Kabupaten Kediri, Rabu (8/5/2024) tersebut, Persedikab sejatinya unggul lebih dulu. Sepakan penalti sempurna dari Rian Hidayat membawa Persedikab meninggalkan tim tamu dengan skor 1-0 di menit 49. 

Namun, tiga poin harus melayang setelah PSIK Klaten menyamakan kedudukan lewat gol Noka Bhirawa di menit 79. Persedikab yang mencoba kembali mengejar keunggulan, terpaksa gigit jari setelah sampai laga usai kedudukan tetap bertahan imbang 1-1. 

"PSIK Klaten bermain tanpa beban. Kita mewaspadai itu, sama-sama bermain hati-hati. Meski main dirumah kita tak mau kecolongan," ujar pelatih Persedikab Muslim Habibi. 

Hasil imbang tersebut menempatkan Persedikab sebagai runnner up grup O dengan 8 poin. Tim berjuluk Bledug Kelud tersebut, hanya selisih dua poin dari pemuncak klasemen Adhyaksa Farmel FC yang mengumpulkan 10 poin. Keduanya lolos ke babak 32 besar putaran nasional Liga 3. 

"Kita lolos, akan kita siapkan untuk 32 besar. Setelah ini kita recover dan fokus fase tersebut,  kita juga belum tahu akan bermain di mana," ujarnya lagi. 

Sepanjang laga grup O, Persedikab meraih dua kemenangan dan dua kali hasil seri. Persedikab mengamankan dua kemenangan pada laga pembuka 3-1 atas Persibone,  kemudian di laga kedua juga meraih kemenangan yakni saat Menjamu PS Peureulak Raya, Kamis (2/5/2024), dengan skor 4-2. Sementara hasil imbang pertama didapat saat menghadapi Adhyaksa Farmel FC dengan skor 1-1. 

Sempat Diwarnai Kericuhan 

Laga PSIK Klaten melawan Persedikab Kediri sempat diwarnai aksi ricuh di penghujung babak kedua. Ketika wasit Heri Tri Cahyono yang memimpin pertandingan meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, para pemain PSIK Klaten langsung mengejar dan berniat menyerang wasit asal Kabupaten Bandung tersebut. 

Aksi itu itu diduga dipicu rasa kecewa para pemain PSIK Klaten terhadap keputusan wasit saat timnya melawan Persedikab Kediri. Kericuhan sendiri tidak berlanjut makin lama setelah wasit langsung masuk ke ruang ganti dan pagar pembatas ditutup oleh steward serta petugas keamanan. Sementara itu, di sisi lain sejumlah pemain PSIK Klaten berusaha ditenangkan oleh steward pertandingan yang bertugas. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES