Advertisement
Olahraga

Erling Haaland Ukir Sejarah, Kini Sejajar Legenda Manchester City

Dengan 153 gol, Erling Haaland kini setara dengan Colin Bell, figur yang selama ini dipandang sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam Manchester City.

TIMES Indonesia,
Erling Haaland Ukir Sejarah, Kini Sejajar Legenda Manchester City
Erling Haaland merayakan golnya ke gawang Fulham, Kamis (12/2/2026). Haaland sejauh ini telah 153 gol dalam 183 penampilan bersama Manchester City. (FOTO: Manchester City)
A-AA+

JAKARTA Gol demi gol terus menempatkan Erling Haaland dalam ruang sejarah Manchester City. Lesakannya ke gawang Fulham saat Manchester City menang 3-0, Kamis (12/2/2026) bukan sekadar penentu kemenangan, tetapi juga penanda capaian baru: 153 gol dalam 183 penampilan.

Angka itu membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak keempat sepanjang 132 tahun sejarah klub, sejajar dengan legenda Colin Bell.

Advertisement

Menyamai Colin Bell, Melampaui Generasi Lama

Dengan 153 gol, Haaland kini setara dengan Colin Bell, figur yang selama ini dipandang sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam biru langit. Ia juga melewati torehan Billy Meredith dan Joe Hayes yang sama-sama mengoleksi 152 gol.

Yang membedakan, Haaland mencapai angka tersebut hanya dalam 183 laga. Sebagai pembanding, Tommy Johnson—yang kini berada di posisi ketiga daftar top skor sepanjang masa City—mencetak 166 gol dari 355 penampilan pada periode 1919–1930. Di atasnya lagi ada Eric Brook dengan 177 gol, dan di puncak daftar masih berdiri Sergio Aguero dengan 260 gol dari 390 pertandingan.

Produktivitas Haaland menghadirkan perspektif baru tentang efisiensi mencetak gol dalam sepak bola modern. Rasio golnya jauh melampaui sebagian besar pendahulunya.

Mesin Gol di Semua Kompetisi

Sejak bergabung pada musim 2022/23, Haaland langsung memecahkan rekor. Ia mencetak 36 gol di Premier League—terbanyak dalam satu musim—dan total 52 gol di semua kompetisi, rekor tertinggi dalam satu musim bagi pemain City.

Musim berikutnya, ia kembali menyabet Golden Boot Premier League dengan 27 gol dari 31 laga liga, serta 38 gol dalam 45 pertandingan di seluruh ajang. Bahkan ketika City menjalani musim 2024/25 yang lebih berat, Haaland tetap konsisten dengan 34 gol dari 48 pertandingan.

Advertisement

Kini di usia 25 tahun, ia telah mengoleksi 107 gol di Premier League—termasuk masuk “Premier League 100 Club” hanya dalam 111 penampilan, tercepat sepanjang sejarah kompetisi. Selain itu, ia mencetak 33 gol di Liga Champions untuk City, sembilan di Piala FA, tiga di Piala Dunia Antarklub, dan satu di Carabao Cup.
Musim ini saja, Haaland sudah mengemas 28 gol dari 36 laga di semua kompetisi dan kembali berada di jalur perburuan Golden Boot.

Membidik Tiga Besar Sepanjang Masa

Dengan selisih 13 gol menuju Tommy Johnson (166 gol), peluang Haaland menembus tiga besar daftar pencetak gol sepanjang masa City sangat terbuka. Melihat konsistensi dan rata-rata golnya, pencapaian itu tampak lebih sebagai soal waktu ketimbang kemungkinan.

Pertanyaannya kini bukan lagi apakah ia akan masuk tiga besar, melainkan seberapa jauh ia mampu mengejar Eric Brook—bahkan mungkin suatu hari menantang rekor Sergio Aguero.

Dalam lanskap sepak bola modern yang serba cepat dan kompetitif, Haaland menunjukkan satu hal yang tetap abadi: naluri mencetak gol tak pernah lekang oleh zaman. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia