PSIR Rembang Layangkan Protes ke Ketum PSSI Terkait Sanksi Komdis
PSIR Rembang protes keras sanksi Komdis PSSI Jateng, kirim surat ke Erick Thohir. Manajemen persoalkan legalitas Komdis dan minta keadilan serta evaluasi putusan.

REMBANG – Manajemen PSIR Rembang melayangkan protes keras menyusul sanksi berat yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah. Tim berjuluk Laskar Dampo Awang ini secara resmi mengirimkan surat kepada Ketua Umum PSSI Pusat, Erick Thohir, guna memohon keadilan atas putusan yang dinilai cacat hukum.
Manajer PSIR Rembang, Rasno, mengungkapkan bahwa surat bertanggal 14 Februari 2026 tersebut bertujuan meminta atensi khusus terkait legalitas pembentukan badan yudisial di tingkat regional. Pihaknya mempertanyakan apakah prosedur pembentukan Komdis PSSI Jateng telah selaras dengan Statuta PSSI, terutama mengenai aspek independensi dan mekanisme konstitusional.
"Kami menyoroti potensi cacat formil dalam putusan tersebut. Langkah ini diambil bukan untuk mengelak dari tanggung jawab, melainkan demi menjaga marwah dan integritas organisasi," tegas Rasno, Rabu (18/2/2026).
Ia berharap PSSI Pusat dapat mengevaluasi serta meninjau ulang pemberlakuan sanksi tersebut.
Dukungan serupa disampaikan Ketua Umum PSIR Rembang, Nur Hasan. Ia menyebut upaya ini sebagai ikhtiar untuk memulihkan martabat sepak bola di Jawa Tengah sekaligus bentuk komitmen kepada para pecinta bola di Kabupaten Rembang.
Meski sedang didera situasi sulit, manajemen tetap memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pelatih, pemain, dan suporter yang terus berjuang memberikan dukungan maksimal. Manajemen PSIR berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga mendapat kepastian dari PSSI Pusat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

