Oscar Piastri: McLaren Kian Optimistis
McLaren mulai “sedikit lebih optimistis”. menatap musim F1 2026, namun menegaskan belum bisa disebut pemimpin persaingan.

JAKARTA – Menjelang seri pembuka musim Formula 1 di Australia, Oscar Piastri memilih realistis. Setelah merampungkan tes pramusim kedua dan terakhir di Bahrain, pebalap asal Australia itu mengakui McLaren mulai “sedikit lebih optimistis”. Namun, ia menegaskan bahwa timnya belum bisa disebut sebagai pemimpin persaingan.
Piastri menyelesaikan sesi Jumat pagi dengan mobil MCL40, mencatatkan waktu tercepat ketiga dan melahap 66 lap. Secara kuantitatif, itu menjadi indikator positif: reliabilitas terjaga, program pengujian berjalan mulus, dan data terkumpul dalam jumlah signifikan.
Optimisme yang Tetap Terukur
Berbicara kepada media, Piastri menilai jalannya tes berlangsung lancar bagi tim berbasis Woking tersebut. “Kami bisa menyelesaikan banyak lap dan mempelajari banyak hal, baik yang positif maupun negatif,” ujarnya.
Menurutnya, perubahan regulasi teknis yang cukup besar musim ini membuat fase eksperimen menjadi krusial. Tim harus berani mencoba berbagai setelan, termasuk yang berisiko tidak bekerja optimal.
“Dengan perubahan aturan sebesar ini, Anda pasti mencoba banyak hal yang tidak selalu berhasil. Menemukan sebanyak mungkin jawaban sebelum seri pertama selalu penting,” kata Piastri.
Namun, ia menahan ekspektasi publik. “Saya tidak akan mengatakan kami memimpin persaingan dengan cara apa pun. Tapi saya rasa kami tidak terlalu buruk.”
Pernyataan ini mencerminkan pendekatan khas pramusim: data internal bisa memberi harapan, tetapi tolok ukur sesungguhnya tetaplah performa saat kualifikasi dan balapan resmi dimulai.
Adaptasi di Era Regulasi Baru
Musim ini ditandai dengan penerapan regulasi teknis baru yang berdampak signifikan pada karakter mobil. Piastri, yang telah mengoleksi sembilan kemenangan balapan sepanjang kariernya, menyebut proses adaptasi sebagai “kurva pembelajaran” yang nyata.
“Ada beberapa hal yang perlu kami lakukan sebagai pebalap yang sangat berbeda dibanding musim lalu,” jelasnya.
Optimisasi gaya mengemudi menjadi kunci. Tidak hanya pebalap yang harus menyesuaikan teknik, tim juga perlu menyesuaikan setelan mobil agar sesuai dengan tuntutan karakter baru tersebut.
Secara teknis, perubahan regulasi biasanya memengaruhi aerodinamika, distribusi bobot, serta respons mekanis mobil. Dalam konteks ini, progres bukan hanya soal waktu putaran tercepat, tetapi juga konsistensi, degradasi ban, dan stabilitas saat long run.
Piastri mengakui performa perlahan membaik. “Mobilnya masih sangat berbeda dibanding sebelumnya, tetapi secara alami kami menemukan performa. Dan ketika performa meningkat, kenyamanan mengemudi juga ikut membaik.”
Menuju Melbourne: Ujian Sesungguhnya
Semua indikator pramusim akan diuji pada seri pembuka di Melbourne, 6–8 Maret mendatang. Balapan kandang bagi Piastri itu akan menjadi barometer pertama sejauh mana McLaren benar-benar kompetitif di barisan depan.
Dengan modal reliabilitas yang solid dan progres teknis yang konsisten, McLaren tampak berada dalam posisi yang menjanjikan. Namun seperti ditegaskan Piastri, optimisme tetap harus dibingkai dalam realitas kompetisi yang ketat.
“Lihat saja bagaimana di Melbourne nanti,” tutupnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

