Advertisement
Olahraga

Lewis Hamilton Bantah Isu Pensiun

Lewis Hamilton, juara dunia tujuh kali itu memastikan dirinya belum berpikir untuk pensiun dan siap menyongsong F1 2026.

TIMES Indonesia,
Lewis Hamilton Bantah Isu Pensiun
Lewis Hamilton, juara dunia tujuh kali itu memastikan dirinya belum berpikir untuk pensiun.
A-AA+

JAKARTA Spekulasi soal masa depan Lewis Hamilton akhirnya dijawab tegas. Di tengah bayang-bayang musim debut yang sulit bersama Ferrari, juara dunia tujuh kali itu memastikan dirinya belum berpikir untuk pensiun dan siap menyongsong F1 2026 dengan mentalitas baru.

Bangkit dari Musim Sulit Bersama Ferrari

Performa Hamilton pada musim 2025 memang jauh dari ekspektasi. Kepindahannya dari Mercedes-AMG Petronas Formula One Team ke Scuderia Ferrari sempat disebut sebagai transfer paling monumental dalam sejarah F1 modern. Namun, musim debutnya di tim asal Maranello itu justru diwarnai inkonsistensi dan komentar-komentar reflektif yang bernada negatif dari Hamilton sendiri.

Advertisement

Pernyataan-pernyataan tersebut memicu spekulasi bahwa pembalap asal Inggris itu bisa saja menutup kariernya lebih cepat dari perkiraan. Apalagi, usianya sudah memasuki fase senior dalam dunia balap yang sangat kompetitif.

Namun, hasil uji coba pramusim 2026 di Bahrain mengubah atmosfer. Ferrari tampil meyakinkan, bahkan Charles Leclerc mencatatkan waktu tercepat secara keseluruhan dalam dua pekan pengujian.

“Saya Tidak Akan Ke Mana-Mana”

Melalui akun Instagram pribadinya, Lewis Hamilton menyampaikan pesan yang bernada optimistis.

Ia mengaku terinspirasi melihat kerja keras tim dalam membangun mobil dari nol, melalui proses desain dan pengembangan berulang hingga akhirnya diuji di lintasan. “Perasaan itu tidak pernah membosankan,” tulisnya, sembari menyampaikan apresiasi kepada tim di pabrik Ferrari.

Hamilton juga mengakui sempat kehilangan jati diri di tengah tekanan musim lalu. “Untuk sesaat, saya lupa siapa diri saya. Tapi berkat dukungan kalian, pola pikir itu tidak akan muncul lagi. Saya tahu apa yang harus dilakukan,” tegasnya.

Advertisement

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa ia telah melakukan reset mental. “Saya sudah kembali segar dan berenergi. Saya tidak akan ke mana-mana,” tulis Hamilton.

Ferrari dan Harapan Baru di F1 2026

Musim baru F1 akan dimulai pada 8 Maret lewat Australian Grand Prix. Momentum pramusim memberi alasan kuat bagi tifosi untuk kembali optimistis.

Ferrari bahkan disebut menghadirkan inovasi teknis baru yang menarik perhatian paddock, meski detailnya belum sepenuhnya dibuka ke publik. Dengan kombinasi pengalaman Hamilton dan kecepatan Leclerc, Ferrari berpotensi menjadi penantang serius gelar musim ini.

Bagi Hamilton, F1 2026 bukan sekadar musim kedua bersama Ferrari, tetapi misi pembuktian bahwa ia belum selesai. “Ini akan menjadi musim yang luar biasa. Saya telah memberikan segalanya untuk berada di titik ini,” tutupnya.

Pernyataan itu bukan hanya respons atas isu pensiun, melainkan sinyal bahwa salah satu legenda terbesar Formula 1 masih lapar akan kemenangan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia