Advertisement
Olahraga

Lando Norris: Jika Tak Termotivasi, Lebih Baik Saya Pensiun dari F1

Juara dunia Formula 1 Lando Norris menegaskan masih sangat termotivasi mempertahankan gelarnya bersama McLaren pada musim F1 2026.

TIMES Indonesia,
Lando Norris: Jika Tak Termotivasi, Lebih Baik Saya Pensiun dari F1
Sebagai juara bertahan, Lando Norris mengambil keputusan simbolis dengan menggunakan nomor balap 1 pada mobilnya musim ini.
A-AA+

JAKARTA Juara dunia Formula 1 Lando Norris menegaskan bahwa motivasinya untuk mempertahankan gelar tetap tinggi menjelang dimulainya musim F1 2026. Pembalap McLaren itu bahkan mengatakan dirinya akan merasa “malu” jika suatu saat turun balapan tanpa ambisi kuat untuk menang.

Pernyataan tersebut disampaikan Norris menjelang seri pembuka musim, Grand Prix Australia, yang akan digelar akhir pekan ini. Ia sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang mempertanyakan apakah semangatnya masih sama setelah meraih gelar juara dunia pertamanya tahun lalu.

Advertisement

“Saya mungkin melakukan latihan paling banyak selama jeda musim dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Norris yang hanya menempati posisi 15 saat latihan bebas pertama di Sirkuit Melbourne, Jumat (6/3/2026) pagi.

Menurut pembalap asal Inggris itu, anggapan bahwa dirinya lebih santai setelah menjadi juara dunia tidaklah benar. Justru sebaliknya, ia merasa semakin termotivasi untuk mempertahankan gelar.

Gelar Pertama Memicu Ambisi Baru

Musim lalu menjadi momen bersejarah bagi Norris. Ia berhasil meraih gelar juara dunia Formula 1 pertamanya, sekaligus mengakhiri penantian panjang McLaren sejak terakhir kali meraih gelar pembalap melalui Lewis Hamilton pada 2008.

Alih-alih merasa puas, Norris mengaku keberhasilan tersebut justru membuatnya semakin lapar akan kemenangan.

“Ketika Anda meraih satu kemenangan balapan, Anda ingin menang lagi. Rasanya sama seperti saat memenangkan kejuaraan. Satu gelar memang luar biasa, tetapi kemudian Anda pasti ingin meraih yang kedua,” ujarnya.

Advertisement

Norris menegaskan bahwa selama dirinya masih memiliki semangat untuk menang, ia akan terus bertahan di Formula 1.

“Bagi saya, sulit membayangkan turun ke lintasan tanpa keinginan melakukan segalanya untuk menang. Jika suatu hari itu terjadi, saya akan merasa malu. Saat itulah mungkin saya akan pensiun dari Formula 1,” katanya.

Pilih Nomor 1 sebagai Simbol Juara Dunia

Sebagai juara bertahan, Norris juga mengambil keputusan simbolis dengan menggunakan nomor balap 1 pada mobilnya musim ini. Dalam regulasi Formula 1, juara dunia memiliki hak menggunakan nomor tersebut selama masa gelarnya.

Pilihan itu mengikuti langkah Max Verstappen saat menjadi juara bersama Red Bull. Sebaliknya, Lewis Hamilton sebelumnya tetap menggunakan nomor ikoniknya, 44, meski beberapa kali menjadi juara dunia bersama Mercedes.

Bagi Norris, menggunakan nomor 1 bukan hanya soal kebanggaan pribadi, tetapi juga penghargaan bagi tim McLaren.

“Ini kesempatan yang tidak ingin saya lewatkan. Melihat nomor satu di mobil saya akan terasa sangat istimewa,” kata Norris.

Ia menambahkan bahwa para mekanik dan staf tim juga merasakan kebanggaan yang sama karena sudah lama McLaren tidak memiliki mobil dengan nomor juara dunia.

“Bagi saya ini keputusan kecil secara pribadi, tetapi memiliki makna besar bagi seluruh tim,” ujarnya.

Rival Juara Dunia Masih Teka-teki

Ketika ditanya siapa rival terkuat dalam perebutan gelar musim ini, Norris memilih menjawab dengan nada bercanda. Ia menyebut beberapa nama yang bahkan tidak masuk dalam daftar favorit.

“George Russell, mungkin Aston Martin… atau Cadillac,” ujarnya sambil tertawa.

Meski demikian, musim baru Formula 1 diperkirakan tetap berlangsung ketat. Dengan status sebagai juara bertahan, Norris dan McLaren akan menjadi target utama para pesaing dalam perebutan gelar dunia musim ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia